AS rilis dokumen rahasia Osama

Jum'at, 04 Mei 2012 - 10:51 WIB
AS rilis dokumen rahasia...
AS rilis dokumen rahasia Osama
A A A
Sindonews.com - Sebuah dokumen penting peninggalan mantan pemimpin kelompok Alqaeda, Osama bin Laden disita oleh tentara Amerika Serikat (AS). Dokumen itu dipublikasikan dalam situs resmi Pusat Penerangan Teroris AS.

Dalam dokumen tersebut disebutkan, Osama dilanda kekhawatiran dengan meningkatnya jaringan aksi teror sesama kelompok muslim. Ia mendesak mereka untuk mengalihkan target dan menjadikan Amerika Serikat sebagai sasaran penggantinya.

"Tidak ada korban yang harus jatuh dari pihak muslim, kecuali jika benar-benar diperlukan," tulis Bin Laden seperti diberitakan dalam Ria Novosti, Jumat (4/5/2012).

Dokumen tersebut ditemukan di dalam lima dari puluhan hard disk komputer dan terdapat di lebih dari 100 tempat penyimpanan. Ada 17 dokumen yang telah dipublikasikan dari 6.000 yang tersimpan.

"Berdasarkan 17 dokumen yang ada, Osama tidak seperti yang dipikirkan banyak orang, orang yang mengajak melakukan aksi jihad di seluruh dunia. Osama tampaknya terbebani dengan ketidakmampuannya menyelesaikan masalah yang ada di lapangan," demikian pernyataan Pusat Penerangan Teroris AS
()
Berita Terkini
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
52 menit yang lalu
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
1 jam yang lalu
Presiden Lebanon Aoun...
Presiden Lebanon Aoun Peringatkan Kesepakatan Gencatan Senjata sebagai Kesempatan Terakhir
2 jam yang lalu
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
3 jam yang lalu
Pemimpin Tertinggi Iran...
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Peringatkan Perpecahan setelah Kekalahan Musuh di Medan Perang
4 jam yang lalu
Pesawat Nirawak Ukraina...
Pesawat Nirawak Ukraina Serang Crimea, 4 Orang Tewas, 10 Luka
6 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved