Sekjen PBB: Masa depan dunia di tangan anak muda
Selasa, 24 April 2012 - 07:51 WIB
Sekjen PBB: Masa depan dunia di tangan anak muda
A
A
A
Sindonews.com - Sekjen PBB Ban Ki-Moon kemarin pagi (Senin 23/4) waktu New York, secara resmi membuka sidang ke-45 Komisi Kependudukan dan Pembangunan (Commission on Population and Development/CPD) di markas besar PBB, New York.
Dalam sidang yg dipimpin Ketua CPD Hasan Kleib, Ban Ki-Moon menyampaikan pentingnya perhatian dunia terhadap pemuda dan remaja. "Pemuda adalah energi besar dalam perubahan. Dan saat ini kita memiliki jumlah generasi muda terbesar dalam sejarah dunia," ujar Ban.
Dalam sidang CPD ini delegasi Indonesia dipimpin oleh Kepala BKKBN Sugiri Syarief. Selain BKKBN, delegasi terdiri dari perwakilan Kementerian Luar Negeri, Kementerian Perempuan dan Perlindungan Anak, Kementerian Kesehatan, Non Govermental Organization (NGO), pemuda dan wartawan.
Kehadiran Ban Ki-Moon dalam sidang tergolong istimewa karena baru pertama kali sidang CPD dibuka sekretaris jenderal. Di samping itu, kehadiran sekjen juga menunjukkan pentingnya isu remaja dan pemuda yg menjadi tema utama sidang kali ini.
Dalam pidatonya, Ban Ki-Moon menyorti pentingnya perhatian terhadap pemuda dan remaja. Diplomat senior asal Korea Selatan menegaskan, meskipun memiliki peran besar dalam perkembangan dunia, pemuda juga memilki banyak persoalan yang harus dipecahkan. Di antaranya pekerjaan, akses kesehatan, dan pendidikan yang memadai.
"'Fakta menunjukkan 100 juta pemuda di dunia tidak sekolah, ribuan pemuda terinveksi HIV setiap tahun. Ini persoalan serius yang harus dipecahkan," ujar Ban.
Karena itu, lanjut Ban, generasi muda harus mendapat perhatian karena merekalah yang menentukan masa depan dunia.
Sidang akan berlangsung hingga Jumat 27 April. Sidang yang diikuti ratusan negara ini akan merumuskan resolusi tentang remaja dan pemuda dan sejumlah keputusan.(wbs)
Dalam sidang yg dipimpin Ketua CPD Hasan Kleib, Ban Ki-Moon menyampaikan pentingnya perhatian dunia terhadap pemuda dan remaja. "Pemuda adalah energi besar dalam perubahan. Dan saat ini kita memiliki jumlah generasi muda terbesar dalam sejarah dunia," ujar Ban.
Dalam sidang CPD ini delegasi Indonesia dipimpin oleh Kepala BKKBN Sugiri Syarief. Selain BKKBN, delegasi terdiri dari perwakilan Kementerian Luar Negeri, Kementerian Perempuan dan Perlindungan Anak, Kementerian Kesehatan, Non Govermental Organization (NGO), pemuda dan wartawan.
Kehadiran Ban Ki-Moon dalam sidang tergolong istimewa karena baru pertama kali sidang CPD dibuka sekretaris jenderal. Di samping itu, kehadiran sekjen juga menunjukkan pentingnya isu remaja dan pemuda yg menjadi tema utama sidang kali ini.
Dalam pidatonya, Ban Ki-Moon menyorti pentingnya perhatian terhadap pemuda dan remaja. Diplomat senior asal Korea Selatan menegaskan, meskipun memiliki peran besar dalam perkembangan dunia, pemuda juga memilki banyak persoalan yang harus dipecahkan. Di antaranya pekerjaan, akses kesehatan, dan pendidikan yang memadai.
"'Fakta menunjukkan 100 juta pemuda di dunia tidak sekolah, ribuan pemuda terinveksi HIV setiap tahun. Ini persoalan serius yang harus dipecahkan," ujar Ban.
Karena itu, lanjut Ban, generasi muda harus mendapat perhatian karena merekalah yang menentukan masa depan dunia.
Sidang akan berlangsung hingga Jumat 27 April. Sidang yang diikuti ratusan negara ini akan merumuskan resolusi tentang remaja dan pemuda dan sejumlah keputusan.(wbs)
()