Tiga penyusup tewas didor pasukan Israel

Jum'at, 16 Maret 2012 - 15:00 WIB
Tiga penyusup tewas...
Tiga penyusup tewas didor pasukan Israel
A A A
Sindonews.com - Pihak militer Israel mengabarkan pasukan militernya telah menembak tiga orang hingga tewas dalam sebuah penyerangan di perbatasan antara Mesir dan Isreal.

Pasukan patroli Israel di perbatasan, Israel Defense Forces (IDF) mengatakan sekelompok orang berusaha memasuki Israel. Ketika dilakukan pengejaran, sekelompok orang tersebut tidak mengindahkan imbauan. Israel pun terpaksa mengeluarkan tembakan. Akibatnya tiga orang tewas yang lainnya berhasil melarikan diri. Kejadian ini berlangsung pada Kamis malam 15 Maret 2012.

"Baku tembak terjadi saat kami berusaha menangkap mereka. Baku tembak hanya berlangsung singkat, ada empat orang korban yang terluka dalam serangan ini namun tiga di antaranya tewas," ujar IDF seperti dikutip dalam Ria Novosti, Jumat (16/3/2012).

Para korban kini telah diangkut dengan helikopter untuk perawatan medis di sebuah rumah sakit di Israel.

Pihak IDF tidak memberikan gambaran berapa jumlah orang yang hendak memasuki Israel, serta dari mana asal para penyusup tersebut.(azh)

()
Berita Terkini
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
17 menit yang lalu
Penasihat Militer Mojtaba...
Penasihat Militer Mojtaba Khamenei: Iran Siap Ubah Israel Jadi Neraka Jika Beirut Diinvasi
37 menit yang lalu
Negara Mayoritas Islam...
Negara Mayoritas Islam Ini Sangkal Jadi Markas Pasukan Elite Israel untuk Perang Melawan Iran
1 jam yang lalu
Presiden Lebanon Kecam...
Presiden Lebanon Kecam Hizbullah, Iran, dan IRGC: Ini Bukan Negaramu, Ini Negara Kami!
1 jam yang lalu
Terungkap, Israel Kerahkan...
Terungkap, Israel Kerahkan Pasukan Elite ke Azerbaijan untuk Perang Melawan Iran
2 jam yang lalu
Iran Klaim Tembakkan...
Iran Klaim Tembakkan Rudal ke Arah 2 Kapal Perang AS, tapi Disangkal Amerika
3 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved