Korsel keluarkan resolusi untuk pengungsi Korut
Selasa, 28 Februari 2012 - 16:14 WIB
Korsel keluarkan resolusi untuk pengungsi Korut
A
A
A
Sindonews.com - Korea Selatan (Korsel) mengeluarkan sebuah resolusi menuntut China menghentikan pemulangan para pengungsi Korea Utara (Korut) ke negara asalnya. Resolusi tersebut menyusul berbagai aksi protes atas pemulangan 30 orang pengungsi oleh China.
Sebanyak 154 orang anggota parlemen Korsel mendukung resolusi tersebut. Tidak hanya membuat resolusi, Korsel menyerukan pada persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) dan berbagai badan internasional untuk menekan China agar bersedia menyelesaikan masalah pengungsi Korut sejalan dengan Hukum Internasional yang berlaku.
Pemerintah China belum mengeluarkan peryataan resmi atas sikap Korsel ini. China menganggap para pengungsi ini adalah para pekerja ilegal. Atas dasar itu Pemerintah China berpendapat sudah sepantasnya pekerja Korut dipulangkan kembali ke negara asalnya.
Selama ini, pemerintah China selalu memulangkan para pengungsi yang ditangkap di wilayah perbatasan. Berdasarkan laporan yang didapatkan oleh wartawan BBC Lucy Williamson, perubahan sikap China disebabkan karena pemerintah Korut mulai bertindak tegas kepada warga negaranya yang mencoba melarikan diri.
Aktivis Korut yang berada di Korsel mengatakan, pemerintah Korut tidak segan-segan mengeluarkan hukuman mati bagi para pengungsi. Mereka juga mengancam keluarga pengungsi bahkan sampai tiga generasi dari keluarga mereka.
Sejak tahun 1950-an, 20.000 orang diperkirakan telah keluar dari Korut dengan mengambil rute perjalanan melalui China.(azh)
Sebanyak 154 orang anggota parlemen Korsel mendukung resolusi tersebut. Tidak hanya membuat resolusi, Korsel menyerukan pada persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) dan berbagai badan internasional untuk menekan China agar bersedia menyelesaikan masalah pengungsi Korut sejalan dengan Hukum Internasional yang berlaku.
Pemerintah China belum mengeluarkan peryataan resmi atas sikap Korsel ini. China menganggap para pengungsi ini adalah para pekerja ilegal. Atas dasar itu Pemerintah China berpendapat sudah sepantasnya pekerja Korut dipulangkan kembali ke negara asalnya.
Selama ini, pemerintah China selalu memulangkan para pengungsi yang ditangkap di wilayah perbatasan. Berdasarkan laporan yang didapatkan oleh wartawan BBC Lucy Williamson, perubahan sikap China disebabkan karena pemerintah Korut mulai bertindak tegas kepada warga negaranya yang mencoba melarikan diri.
Aktivis Korut yang berada di Korsel mengatakan, pemerintah Korut tidak segan-segan mengeluarkan hukuman mati bagi para pengungsi. Mereka juga mengancam keluarga pengungsi bahkan sampai tiga generasi dari keluarga mereka.
Sejak tahun 1950-an, 20.000 orang diperkirakan telah keluar dari Korut dengan mengambil rute perjalanan melalui China.(azh)
()