Obama sukses turunkan pengangguran di AS
Sabtu, 04 Februari 2012 - 13:28 WIB
Obama sukses turunkan pengangguran di AS
A
A
A
Sindonews.com - Sebuah data baru menunjukkan sebuah fakta yang mencengangkan bagi warga Amerika Serikat (AS). Pemerintah AS di bawah pimpinan Presiden Barack Obama berhasil menurunkan angka penganguran.
Di tengah ledakan jumlah pertumbuhan kesempatan pekerjaan, badan perekonomian AS mencatat bahwa pada bulan Januari ini pemerintah telah membuka 250.000 lapangan pekerjaan. Jumlah ini menekan angka pengangguran mencapai 8,3 persen dibanding bulan lalu yang mencapai 8,5 persen.
Dari jumlah ini dapat digambarkan, Pemerintahan Obama berhasil membawa angka pengangguran pada level terendah selama dia berkuasa. Obama menyambuk baik data tersebut dan mendesak Partai Republik tidak mengacaukan upaya pemulihan kondisi perekonomian dengan menghalangi kebijakan ekonominya.
"Saya ingin mengirim pesan yang jelas kepada Kongres. Jangan memperlambat upaya pemulihan yang yang sedang kami lakukan. Jangan kotori itu. Biarkan ini tetap bergerak ke arah yang benar," ungkap Obama seperti dikutip dalam ABCnews, Sabtu (4/2/2012).
"Perekonomian tumbuh dengan cepat. Mempercepat pemulihan," tambah Obama.
Data tersebut menunjukkan pada bulan Januari, jumlah lapangan pekerjaan meningkat mencapai 60.000 dari bulan Desember dan November.
Bursa saham di Stock Exchange New York mencatat, pembukaan pertama indeks S & P 500 naik lebih dari 6 persen sepanjang tahun ini.
Ledakan jumlah lowongan pekerjaan ini menjangkau luas, mulai dari profesional, jasa bisnis, perhotelan dan manufaktur.
Stewart Hoffman dari PNC Financial Services Group mengakui hal tersebut. "Kami juga melihat dalam lima bulan berturut-turut tingkat pengangguran turun. Jadi ketika Anda mendapatkan penurunan yang konsisten dalam tingkat pengangguran dan tiga dari lima bulan terakhir, jumlah lowongan pekerjaan telah melampaui 200.000. Saya pikir anda telah mencapai angka peningkatan yang positif dalam perubahan."
Angka-angka ini menjadi sebuah berita baik tidak hanya bagi rakyat AS tetapi juga bagi Obama, yang mengurangi kerentanan politik yang paling mencolok dari Obama.
Dalam kampanye pemilihan yang terfokus pada kebijakan ekonomi, Partai Republik berpendapat bahwa pemulihan ekonomi tidak akan berlangsung dengan lebih cepat jika bukan karena kebijakan presiden.
Nampaknya Obama masih harus berjuang lebih keras lagi, karena AS masih memiliki 3 juta penganguran. Dia harus terus berjuang keras menurunkan angka tersebut hingga pemilihan presiden mendatang pada bulan November mendatang.
Di tengah ledakan jumlah pertumbuhan kesempatan pekerjaan, badan perekonomian AS mencatat bahwa pada bulan Januari ini pemerintah telah membuka 250.000 lapangan pekerjaan. Jumlah ini menekan angka pengangguran mencapai 8,3 persen dibanding bulan lalu yang mencapai 8,5 persen.
Dari jumlah ini dapat digambarkan, Pemerintahan Obama berhasil membawa angka pengangguran pada level terendah selama dia berkuasa. Obama menyambuk baik data tersebut dan mendesak Partai Republik tidak mengacaukan upaya pemulihan kondisi perekonomian dengan menghalangi kebijakan ekonominya.
"Saya ingin mengirim pesan yang jelas kepada Kongres. Jangan memperlambat upaya pemulihan yang yang sedang kami lakukan. Jangan kotori itu. Biarkan ini tetap bergerak ke arah yang benar," ungkap Obama seperti dikutip dalam ABCnews, Sabtu (4/2/2012).
"Perekonomian tumbuh dengan cepat. Mempercepat pemulihan," tambah Obama.
Data tersebut menunjukkan pada bulan Januari, jumlah lapangan pekerjaan meningkat mencapai 60.000 dari bulan Desember dan November.
Bursa saham di Stock Exchange New York mencatat, pembukaan pertama indeks S & P 500 naik lebih dari 6 persen sepanjang tahun ini.
Ledakan jumlah lowongan pekerjaan ini menjangkau luas, mulai dari profesional, jasa bisnis, perhotelan dan manufaktur.
Stewart Hoffman dari PNC Financial Services Group mengakui hal tersebut. "Kami juga melihat dalam lima bulan berturut-turut tingkat pengangguran turun. Jadi ketika Anda mendapatkan penurunan yang konsisten dalam tingkat pengangguran dan tiga dari lima bulan terakhir, jumlah lowongan pekerjaan telah melampaui 200.000. Saya pikir anda telah mencapai angka peningkatan yang positif dalam perubahan."
Angka-angka ini menjadi sebuah berita baik tidak hanya bagi rakyat AS tetapi juga bagi Obama, yang mengurangi kerentanan politik yang paling mencolok dari Obama.
Dalam kampanye pemilihan yang terfokus pada kebijakan ekonomi, Partai Republik berpendapat bahwa pemulihan ekonomi tidak akan berlangsung dengan lebih cepat jika bukan karena kebijakan presiden.
Nampaknya Obama masih harus berjuang lebih keras lagi, karena AS masih memiliki 3 juta penganguran. Dia harus terus berjuang keras menurunkan angka tersebut hingga pemilihan presiden mendatang pada bulan November mendatang.
()