Warga Argentina tolak aktivitas tambang emas

Rabu, 01 Februari 2012 - 17:11 WIB
Warga Argentina tolak...
Warga Argentina tolak aktivitas tambang emas
A A A
Sindonews.com - Perusahaan proyek pertambangan emas Kanada, Osisko, terpaksa menghentikan aktivitas pertambangan emas di Argentina setelah masyarakat lokal melakukan aksi protes.

Perusahaan Osisko yang beroperasi di bagian barat Provinsi La Rioja, tepatnya di Gunung Famatina disegel karena tidak mendapatkan dukungan dari penduduk lokal setempat. Pekan lalu, ratusan orang melangsungkan aksi protes di depan gedung Kedutaan Canada di Buenos Aires, Argentina.

Dalam penjelasannya, pihak perusahaan mengatakan aktivitas pertambangan yang dilakukannya bertanggung jawab terhadap kondisi lingkungan. Namun penduduk setempat yang didukung oleh kelompok penyelamat lingkungan Greenpeace telah mengadakan serangkaian aksi protes yang menolak aktivitas pertambangan emas tersebut.

Pada 2 Januari 2012 lalu, penduduk setempat memblokir jalan utama menuju lokasi pertambangan tersebut. Aksi blokade masih tetap bertahan di lokasi tersebut.

Kamis 26 Januari 2012 lalu, para demonstran berbaris di depan kantor Gubernur La Rioja, menuntut Gubernur Luis Beder Herrera mendengarkan tuntutan mereka untuk menghentikan proyek pertambangan tersebut atau mengundurkan diri.

Para demonstran mengatakan, perusahaan pertambangan yang terletak di Gunung Famatina tersebut mengunakan 1 juta liter air dalam sehari dan mengunakan sianida untuk membantu pemisahan emas dari logam lainnya.

“Proyek pertambangan Famatina merupakan sebuah proyek eksplorasi. Tidak ada rencana desain atau suatu maksud dalam operasi pertambangan," ungkap pihak perusahaan Osisko seperti dikutip BBC, Rabu (1/2/2012)

Upaya pengembangan tambang masih sebuah hipotetis, karena hanya sedikit yang diketahui tentang jumlah, kualitas dan lokasi sumber daya mineral. Sementara itu berdasarkan pernyataan yang diterbitkan di situsnya, Osisko mengatakan akan menyiapkan informasi dan program konsultasi tentang proyek.

“Jika tidak ada lisensi sosial untuk izin eksplorasi dan pengembangan di sekitar daerah proyek Famatina, maka pekerjaan pertambangan tidak akan dilakukan,” tambahnya.(azh)

()
Berita Terkini
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
1 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
3 jam yang lalu
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
3 jam yang lalu
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
5 jam yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
6 jam yang lalu
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
7 jam yang lalu
Infografis
Gubernur Muzakir Manaf,...
Gubernur Muzakir Manaf, Mantan Panglima GAM yang Tolak 4 Pulau Aceh Masuk Sumut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved