Banjir di Rio de Janeiro, 4.000 orang dievakuasi

Jum'at, 06 Januari 2012 - 15:25 WIB
Banjir di Rio de Janeiro,...
Banjir di Rio de Janeiro, 4.000 orang dievakuasi
A A A
Sindonews.com - Pejabat otoritas Brazil mengumumkan telah melakukan evakuasi terhadap 4.000 orang di negara bagian Rio de Jenairo. Evakuasi ini dilakukan menyusul hujan lebat yang turun berhari-hari.
Akibat hujan lebat di Rio de Jenairo, volume debit air meningkat dan menghancurkan sebuah tanggul air. Menurut kantor sipil setempat seperti dikutip CNN, Kamis (5/1/2012), banjir bandang menyebabkan terbentuknya sebuah kawah sedalam 20 meter di luar jalan raya Campos Dos Goytacazes, 275 kilometer dari timur laut pantai kota Rio de Janeiro.

Sebelumnya, di negara bagian Minas Gerais, negara pedalaman yang terletak di sebelah tenggara ibu kota Brasilia, tanah longsor dan banjir bandang juga telah menewaskan delapan orang dan memaksa memaksa 10.300 orang lainnya meninggalkan rumah mereka. Selain itu 3.000 rumah hancur.

Keadaan tersebut membuat Pemerintah Brazil meyatakan 71 kota dalam keadaan darat darurat.

Di Brazil curah hujan mengalami peningkatan di bulan Januari. Setahun yang lalu, lebih dari 800 orang meninggal akibat banjir di negara bagian Rio de Janeiro.(azh)
()
Berita Terkini
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
1 jam yang lalu
Rudal Iran Guncang Israel,...
Rudal Iran Guncang Israel, Trump: Netanyahu Tak Boleh Balas Dendam
1 jam yang lalu
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
2 jam yang lalu
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
2 jam yang lalu
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
4 jam yang lalu
Tak Hanya Iran, Houthi...
Tak Hanya Iran, Houthi Yaman Juga Tembakkan Rudal ke Israel
5 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved