Wabah Corona, Aktris Saudi Usul Tahanan Jadi 'Kelinci Percobaan' Obat

Rabu, 08 April 2020 - 18:01 WIB
Wabah Corona, Aktris...
Wabah Corona, Aktris Saudi Usul Tahanan Jadi 'Kelinci Percobaan' Obat
A A A
RIYADH - Seorang aktris perempuan Arab Saudi memicu kecaman setelah dia mengusulkan tahanan sebagai "kelinci percobaan" untuk menguji obat-oabatan baru. Usul itu muncul ketika dunia, termasuk Saudi, sedang dilanda wabah virus corona baru; COVID-19.

Aktris bernama Maram Abdul Aziz mengusulkan penggunaan tahanan sebagai pengganti tikus dan monyet untuk menguji obat-obatan baru.

"Jika itu terserah saya, saya tidak akan hanya memenjarakan dan menyia-nyiakan makanan, minum, dan rehabilitasi bagi mereka yang ditangkap terutama dalam kasus-kasus yang berkaitan dengan keamanan," kata aktris perempuan berusia 35 tahun itu dalam sebuah tweet.

"Saya akan mengubahnya menjadi objek pengujian untuk obat baru—bahkan jika hasilnya tidak dijamin—untuk menghukum mereka. Dengan demikian, negara akan mendapat manfaat dari mereka. Mereka harus digunakan untuk pengujian daripada tikus dan monyet yang tidak membahayakan kita," lanjut tweet Maram, seperti dikutip Gulf News, Rabu (8/4/2020).

Tweet itu membuat Maram dituduh tidak manusiawi. Dia juga dituduh membuat hasutan untuk melakukan kekerasan dan kebencian.

Seorang pengkritik membandingkannya dengan Adolf Hitler dan menyerukan agar dia bertanggung jawab atas usulnya itu. Pengkritik lain menuduhnya mencari ketenaran. Yang lain lagi menyarankan agar aktris itu yang menjalani tes medis sebagai ganti tikus dan monyet.

Menanggapi kritik-kritik pedas, Maram mengatakan dia telah meminta agar semua organ tubuhnya disumbangkan setelah dia meninggal nanti.

"Adapun tes klinis, mereka membutuhkan orang sehat. Ini tidak berlaku bagi saya," katanya dalam tweet baru tanpa menjelaskan lebih lanjut tentang kondisi kesehatannya.

Pengumuman donasi organ tubuhnya belum mengurangi reaksi keras terhadapnya.

"Maafkan saya! Ketika Anda mengerti apa artinya kemanusiaan, maka sumbangkan apa yang Anda inginkan!," bunyi komentar seorang wanita bernama Raghda. "Terima kasih corona dan media sosial karena telah mengekspos manusia dan membuka kedok keburukan mereka!," imbuh komentator lain merujuk pada pandemi COVID-19.
(mas)
Berita Terkait
Pangeran Arab Saudi...
Pangeran Arab Saudi Meninggal Diduga karena Covid-19
Kurang dari 20 Pangeran...
Kurang dari 20 Pangeran Arab Saudi Positif COVID-19
Wabah Corona, Arab Saudi...
Wabah Corona, Arab Saudi Bakal Tiadakan Salat Tarawih di Masjid
Rekor Tertinggi Covid-19...
Rekor Tertinggi Covid-19 di Arab Saudi: Sehari 3.733 Kasus Baru
Kasus Covid-19 Arab...
Kasus Covid-19 Arab Saudi Tembus 46.869, Terbanyak di Makkah
Covid-19, Umat Islam...
Covid-19, Umat Islam Dunia Diminta Salat di Rumah selama Ramadhan
Berita Terkini
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
1 jam yang lalu
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
2 jam yang lalu
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
6 jam yang lalu
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
7 jam yang lalu
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
7 jam yang lalu
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
8 jam yang lalu
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved