Pangeran Charles Buka Rumah Sakit Baru untuk Pasien Covid-19

Jum'at, 03 April 2020 - 21:15 WIB
Pangeran Charles Buka...
Pangeran Charles Buka Rumah Sakit Baru untuk Pasien Covid-19
A A A
LONDON - Pangeran Charles membuka rumah sakit baru di London yang dapat merawat ribuan pasien yang terjangkit virus corona (Covid-19).

Rumah sakit berukuran besar itu hanya dibangun selama sembilan hari dengan mengubah gedung pusat konferensi.

Nightingale Hospital yang pada tahap awal menyediakan 500 tempat tidur dilengkapi ventilator dan oksigen itu nantinya dapat merawat sekitar 4.000 pasien.

Rumah sakit itu dibangun di gedung Excel Exhibition Centre, Docklands, London. Pembangunannya dibantu oleh militer.

Ini menjadi rumah sakit pertama dari enam rumah sakit sementara yang akan dibangun di penjuru Inggris untuk menghadapi wabah corona. Sejauh ini, 2.921 orang yang dites positif Covid-19 di Inggris telah meninggal dunia.

Pangeran Charles membuka rumah sakit itu melalui telekonferensi video dari rumahnya di Skotlandia. Penggunaan telekonferensi video itu merupakan yang pertama kali dilakukan keluarga kerajaan Inggris yang biasanya datang langsung ke lokasi acara.

Menurut Pangeran Charles, rumah sakit itu contoh tentang bagaimana hal yang mustahil bisa menjadi mungkin.

“Tak diragukan kerja yang sangat spektakuler dan hampir tak dapat dipercaya itu. Untuk mengubah satu pusat konferensi nasional terbesar menjadi rumah sakit lapangan, itu sejujurnya cukup luar biasa,” papar Pangeran Charles.

Pangeran Charles, 71, selama tujuh hari menjalani isolasi pekan ini setelah dites positif virus corona.

“Saya salah satu orang yang beruntung memiliki Covid-19 yang relatif menengah. Tapi bagi beberapa orang itu perjalanan yang jauh lebih sulit. Saya sangat yakin bahwa setiap orang sekarang memiliki jaminan kembali bahwa mereka akan mendapat semua perawatan teknis yang mereka perlukan dan setiap peluang untuk kembali ke kehidupan normal,” tutur dia.

Excel Centre dengan luas 83.000 meter persegi itu biasanya menjadi lokasi acara untuk berbagai industri seperti pertahanan, travel dan properti. Saat Olimpiade London 2012, lokasi itu digunakan untuk pertandingan tinju dan angkat besi.

London menjadi wilayah yang terkena dampak terparah di Inggris tapi rumah sakit baru akan dibuka di Manchester dan Birmingham untuk menyediakan 3.000 tempat tidur tambahan. Fasilitas lain akan dibangun di Bristol dan Harrogate.
(sfn)
Berita Terkait
Laboratorium Virus Wuhan...
Laboratorium Virus Wuhan Punya 3 Jenis Virus Corona
Ahli Virus Prancis:...
Ahli Virus Prancis: Virus Corona Bukan Produk Alam
Usut Asal-usul Virus...
Usut Asal-usul Virus Corona, Tim Penyelidik WHO Tiba di Wuhan
Pria Bernama Wuhan Ini...
Pria Bernama Wuhan Ini Namai Bayinya dengan Kota Asal COVID-19
Cerita Dokter China...
Cerita Dokter China yang Temukan Virus Corona di Wuhan
Mutasi Baru Virus Corona
Mutasi Baru Virus Corona
Berita Terkini
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
42 menit yang lalu
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
1 jam yang lalu
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
1 jam yang lalu
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
2 jam yang lalu
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
2 jam yang lalu
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
3 jam yang lalu
Infografis
Tesla Mengumumkan Batal...
Tesla Mengumumkan Batal Buka Pabrik Baru di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved