Cegah Penularan, PM Jepang dan Wakilnya Hindari Rapat Bersama

Selasa, 31 Maret 2020 - 15:01 WIB
Cegah Penularan, PM...
Cegah Penularan, PM Jepang dan Wakilnya Hindari Rapat Bersama
A A A
TOKYO - Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe dan Wakil PM Taro Aso tidak akan menghadiri rapat bersama untuk mengurangi risiko virus corona.

Saat ini muncul tekanan agar pemerintah menerapkan lockdown saat kasus di negara itu mencapai 2.000.

“PM Abe menjelaskan pada anggota kabinet bahwa Aso tidak lagi hadir dalam rapat apapun yang telah dihadiri oleh PM,” ungkap juru bicara pemerintah Jepang.

Langkah ini diambil untuk menjaga kedua pemimpin Jepang itu terinfeksi corona sehingga dapat mengganggu upaya mengatasi wabah itu.

Pekan lalu PM Inggris Boris Johnson menjalankan pemerintahan dari isolasi setelah dia dites positif virus corona. Saat ini infeksi corona mencapai 770.000 di penjuru dunia, menewaskan lebih dari 37.000 orang.

Langkah yang diambil Abe itu diumumkan saat Menteri Ekonomi Yasutoshi Nishimura menyatakan Jepang belum pada situasi untuk mendeklarasikan kondisi darurat yang dapat memicu lockdown. Meski demikian situasi di Jepang sudah genting.

“Kita baru saja menyatukannya. Jika kita kehilangan genggaman kita sedikit, tidak akan mengejutkan melihat peningkatan tiba-tiba,” kata Nishimura.

Spekulasi bahwa lockdown akan segera berlaku di ibu kota meningkat dengan bertambahkan jumlah kasus corona domestik.

Pusat penyandang disabilitas di Chiba, timur Tokyo, menemukan tujuh kasus infeksi pada Selasa (31/3), membuat total nasional menjadi lebih dari 2.000. Total 59 orang tewas akibat wabah itu.

Berdasarkan hukum yang ada, otoritas lokal hanya diizinkan mengeluarkan permintaan agar warga tetap di rumah tapi tak dapat mengharuskan mereka melaksanakan himbauan itu.

Gubernur Tokyo Yuriko Koike meminta warga di ibu kota tetap berada di dalam rumah. Adapun Gubernur Osaka berharap pemerintah pusat mendeklarasikan status darurat.

Direktur organisasi dokter Jepang meminta pemerintah mendeklarasikan status darurat sebelum sangat terlambat.
(sfn)
Berita Terkait
Laboratorium Virus Wuhan...
Laboratorium Virus Wuhan Punya 3 Jenis Virus Corona
Ahli Virus Prancis:...
Ahli Virus Prancis: Virus Corona Bukan Produk Alam
Usut Asal-usul Virus...
Usut Asal-usul Virus Corona, Tim Penyelidik WHO Tiba di Wuhan
Pria Bernama Wuhan Ini...
Pria Bernama Wuhan Ini Namai Bayinya dengan Kota Asal COVID-19
Cerita Dokter China...
Cerita Dokter China yang Temukan Virus Corona di Wuhan
Wabah Virus Corona di...
Wabah Virus Corona di Wuhan Diduga Terjadi Awal Agustus
Berita Terkini
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
16 menit yang lalu
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
44 menit yang lalu
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
1 jam yang lalu
Penasihat Militer Mojtaba...
Penasihat Militer Mojtaba Khamenei: Iran Siap Ubah Israel Jadi Neraka Jika Beirut Diinvasi
1 jam yang lalu
Negara Mayoritas Islam...
Negara Mayoritas Islam Ini Sangkal Jadi Markas Pasukan Elite Israel untuk Perang Melawan Iran
1 jam yang lalu
Presiden Lebanon Kecam...
Presiden Lebanon Kecam Hizbullah, Iran, dan IRGC: Ini Bukan Negaramu, Ini Negara Kami!
2 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved