Sedang Perangi COVID-19, Inggris Diusik 7 Kapal Perang Rusia

Jum'at, 27 Maret 2020 - 16:24 WIB
Sedang Perangi COVID-19,...
Sedang Perangi COVID-19, Inggris Diusik 7 Kapal Perang Rusia
A A A
LONDON - Tujuh kapal perang Rusia mengusik Inggris dengan memasuki perairan di dekat negara tersebut. Aksi militer Moskow itu terjadi Kamis ketika London sedang sibuk memerangi wabah virus corona baru, COVID-19.

Kehadiran tujuh kapal perang Moskow itu membuat Angkatan Laut Kerajaan Inggris mengerahkan sembilan kapal untuk memantau.

Angkatan Laut Kerajaan Inggris melaporkan ada aktivitas yang luar biasa tinggi di Selat Inggris dan Laut Utara, ketika mereka sedang bersiap untuk membantu Layanan Kesehatan Nasional (NHS) dan departemen pemerintah lainnya memerangi COVID-19.

Sebuah operasi besar-besaran diluncurkan untuk memantau kapal-kapal Moskow ketika melewati pantai selatan. Operasi selesai dengan bantuan dari sekutu NATO; Prancis, Norwegia, Jerman dan Denmark.

Kapal-kapal perang Rusia itu di antaranya tiga korvet kelas Steregushchiy, dua kapal pendarat kelas Ropucha dan dua fregat kelas Admiral Grigorovich, ditambah dua kapal pendukung.

Pejabat eksekutif kapal HMS Tyne, salah satu kapal yang terlibat dalam operasi pemantauan, mengatakan penting bagi Angkatan Laut Kerajaan untuk terus melindungi Kepulauan Inggris, bahkan ketika Angkatan Bersenjata membantu NHS menyelamatkan nyawa dalam perang melawan virus corona.

"Ini adalah bagian dari urusan rutin HMS Tyne dan merupakan salah satu dari banyak peran yang dilakukan oleh kapal patroli kami dalam mendukung komitmen Angkatan Laut Kerajaan," kata pejabat bernama Letnan Nick Ward tersebut.

"Ini adalah urusan inti kami dan merupakan komitmen yang berkelanjutan untuk menegakkan keamanan Inggris," paparnya, seperti dikutip ITV News, Jumat (27/3/2020).

Kapal-kapal Inggris lainnya yang terlibat dalam "operasi terkonsentrasi" adalah HMS Kent, HMS Sutherland, HMS Argyll, HMS Richmond, HMS Mersey bersama dengan RFA Tideforce, RFA Tidespring dan HMS Echo.

Mereka didukung oleh helikopter Merlin dan Wildcat dari Skuadron 814 dan 815 Angkatan Laut.

Operasi itu terjadi ketika para perwira militer dilaporkan sedang memeriksa lokasi untuk mendirikan rumah sakit darurat virus corona, seperti yang dilakukan di Excel Centre di London.

Kapal HMS Tyne yang berbasis di Portsmouth menghabiskan lebih dari seminggu bekerja di Selat Inggris, di laut yang sering menantang, untuk mengawasi kapal-kapal Rusia ketika mereka melewati pantai selatan.

Helikopter Merlin yang berbasis di Devonport melakukan sejumlah sorti pengumpul intelijen atas kapal-kapal Rusia ketika mereka melewati Selat Inggris.

Pejabat Operasi HMS Sutherland, Letnan Hannah Lee, mengatakan; “Keberhasilan integrasi kami ke dalam kelompok maritim membuktikan kemampuan kami untuk beradaptasi dengan operasi kelompok tugas dengan pemberitahuan singkat."

"Setelah membuktikan bahwa kami dapat bekerja sama dan berkontribusi sekali lagi untuk operasi NATO, kami sekarang berusaha untuk kembali ke tugas nasional Inggris dalam mendukung prioritas pertahanan tertinggi," ujarnya.
(mas)
Berita Terkait
Virus Corona di Italia...
Virus Corona di Italia Terus Menyebar
Lagi, Kapal Perang AS...
Lagi, Kapal Perang AS Jadi Korban Keganasan Virus Corona
Meksiko Klaim Menangi...
Meksiko Klaim Menangi Perang Melawan Virus Corona
Menteri Kebudayaan Rusia...
Menteri Kebudayaan Rusia Positif Idap Virus Corona
Laboratorium Virus Wuhan...
Laboratorium Virus Wuhan Punya 3 Jenis Virus Corona
Sebelum di Wuhan, Virus...
Sebelum di Wuhan, Virus Corona Ditemukan di Barcelona Maret 2019
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
1 jam yang lalu
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
2 jam yang lalu
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
3 jam yang lalu
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
4 jam yang lalu
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
5 jam yang lalu
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
6 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved