AS Minta Keluarga Diplomat dan Staf Mereka Tinggalkan Indonesia

Kamis, 26 Maret 2020 - 20:45 WIB
AS Minta Keluarga Diplomat...
AS Minta Keluarga Diplomat dan Staf Mereka Tinggalkan Indonesia
A A A
JAKARTA - Amerika Serikat (AS) meminta seluruh keluarga dari staf mereka di Indonesia untuk segera kembali ke AS. Mereka yang diminta untuk meninggalkan Indonesia adalah keluarga dari staf mereka yang berusia di bawah 21 tahun.

"Pada tanggal 25 Maret, Kementerian Luar Negeri AS memerintahkan kepulangan anggota keluarga karyawan di bawah usia 21 tahun dari Kedutaan Besar Jakarta, Misi AS ke ASEAN, Konsulat Jenderal Surabaya dan Konsulat Medan," bunyi keterangan yang ditulis Kedutaan Besar AS di laman resmi mereka, seperti dikutip Sindonews pada Kamis (26/3/2020).

"Kementerian Luar Negeri membuat keputusan ini karena bukti Covid19 di Indonesia, kapasitas medis Indonesia saat ini, dan ketersediaan penerbangan saat ini dari Indonesia. Kedutaan Besar AS di Jakarta, Konsulat Jenderal AS di Surabaya dan Konsulat Medan tetap terbuka hanya untuk fungsi-fungsi Misi. Layanan untuk warga AS tetap tersedia," sambungnya.

Kedutaan Besar AS kemudian menuturkan, di bawah Penasihat Kesehatan Tingkat 4 Global, warga AS yang saat ini berada di Indonesia harus mempersiapkan diri untuk segera kembali ke AS, kecuali mereka siap untuk tetap di luar negeri untuk waktu yang lama.

Warga negara AS, menurut pihak kedutaaan, yang ingin meninggalkan Indonesia harus membuat pengaturan perjalanan mereka sendiri secepat mungkin, karena penerbangan komersial masih tersedia, meskipun sudah sangat berkurang.

"Kami sangat menyarankan warga AS, setiap kali mereka bepergian ke luar negeri, untuk mendaftarkan rencana perjalanan mereka diwww.travel.state.govmenggunakan Program Pendaftaran Pelancong Cerdas (STEP), dan untuk membaca informasi negara yang terdapat di situs," ungkapnya.

"Kementerian Kesehatan Indonesia telah membuat hotline informasi mengenai potensi Covid-19 di Indonesia. Rincian tentang hotline informasi tersedia di situs webnya dan dengan menelepon + 62–21-5210411 atau + 62–82–12123119," ujarnya.

Pemerintah Indonesia, jelas pihak kedutaan, telah menerapkan penyaringan yang ditingkatkan dan langkah-langkah karantina untuk mengurangi penyebaran Covid-19.

"Pembatasan perjalanan dapat diberlakukan dengan sedikit atau tanpa pemberitahuan sebelumnya. Wisatawan yang telah mengunjungi China, Iran, dan sebagian Italia dan Korea Selatan dalam 14 hari terakhir akan ditolak masuk. Kunjungi situs web Imigrasi Indonesia untuk informasi tambahan tentang langkah-langkah baru ini," tukasnya.
(esn)
Berita Terkait
Dubes China: Kami Korban,...
Dubes China: Kami Korban, Bukan Penyebab Virus Corona
Virus Corona di Italia...
Virus Corona di Italia Terus Menyebar
Misteri Virus Corona,...
Misteri Virus Corona, Diriset China Didanai AS
Intelijen AS: Virus...
Intelijen AS: Virus COVID-19 Bukan Buatan Manusia
Laboratorium Virus Wuhan...
Laboratorium Virus Wuhan Punya 3 Jenis Virus Corona
Sebelum di Wuhan, Virus...
Sebelum di Wuhan, Virus Corona Ditemukan di Barcelona Maret 2019
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
1 jam yang lalu
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
2 jam yang lalu
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
3 jam yang lalu
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
4 jam yang lalu
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
5 jam yang lalu
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
5 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved