Menlu AS Ribut dengan Wartawan Soal Asal Virus COVID-19

Kamis, 07 Mei 2020 - 09:48 WIB
loading...
Menlu AS Ribut dengan...
Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo. Foto/ABC
A A A
WASHINGTON - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo, terlibat pertengkaran dengan wartawan terkait asal usul virus COVID-19. Pompeo bersikeras jika virus Corona baru berasal dari laboratotium China, meskipun ada bantahan dari pejabat intelijen senior dan pakar kesehatan.

"Barbara, Barbara, biarkan aku saja, biarkan aku taruh saja ini di tempat tidur. Usahamu untuk mencoba dan menemukan - hanya untuk menghabiskan seluruh hidupmu mencoba menggerakkan sedikit ganjalan antara pejabat senior Amerika...itu salah," kata Pompeo sebagai tanggapan atas pertanyaan oleh wartawan BBC Barbara Plett Usher terkait laporan intelijen tentang asal usul virus seperti dikutip dari The Hill, Kamis (7/5/2020).

Pompeo telah mendorong teori bahwa kasus pertama virus Corona baru bisa berasal dari seorang ilmuwan yang terpapar di Institut Virologi Wuhan di China. Teori ini bagian dari upaya untuk menuntut Beijing agar para pakar internasional dapat menyelidiki wabah tersebut serta bertanggung jawab atas pandemi global.

Pompeo mengatakan dalam sebuah wawancara hari Minggu ada "bukti besar" bahwa virus itu berasal dari sebuah laboratorium di kota Wuhan di China. Namun pernyataan itu telah menerima penolakan dari pejabat senior dan pakar kesehatan. (Baca: Menlu AS Pompeo: Bukti Sangat Besar COVID-19 dari Laboratorium China )

Ditanya apakah Departemen Luar Negeri memiliki data intelijen baru yang mendukung "bukti yang sangat besar," Pompeo menjawab dengan mengatakan bahwa keduanya benar bahwa AS tidak tahu apakah virus tersebut berasal dari lab dan ada bukti.

"Pernyataan itu sama-sama konsisten," katanya.

"Saya tidak yakin apa itu tentang tata bahasa yang tidak bisa Anda dapatkan," sambungnya Pompeo.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
Surat Netanyahu Ungkap...
Surat Netanyahu Ungkap Upaya Israel Ganti Bantuan AS dengan Integrasi Militer: Rencana Saya
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Lagi, Padahal Telah Setuju Gencatan Senjata yang Dimediasi AS
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Pangkalan AS di Kuwait Hancur usai Serangan Iran
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Iran Akan Gelar Acara...
Iran Akan Gelar Acara Pemakaman untuk Mendiang Pemimpin Tertinggi Khamenei di 3 Kota
Trump: Saya Terganggu...
Trump: Saya Terganggu dengan Netanyahu!
Rekomendasi
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Timnas Indonesia Sikat...
Timnas Indonesia Sikat Oman 2-0 di Babak Pertama FIFA Matchday
Berita Terkini
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved