Virus Corona Membuat Saudi-Houthi Berhenti Perang di Yaman

Kamis, 26 Maret 2020 - 15:11 WIB
Virus Corona Membuat...
Virus Corona Membuat Saudi-Houthi Berhenti Perang di Yaman
A A A
SANAA - Pandemi global virus corona baru, COVID-19, telah membuat perang di Yaman antara koalisi pimpinan Arab Saudi dengan pemberontak Houthi berhenti sejenak. Kedua kubu yang bertikai sama-sama menyambut baik seruan PBB untuk gencatan senjata.

Pemimpin Houthi, Mohammed Ali al-Houthi pada hari Rabu menyambut pengumuman dari Koalisi Arab yang dipimpin Arab Saudi untuk gencatan senjata di tengah pandemi virus corona.

Melalui Twitter, Mohammed Ali al-Houthi, seperti dikutip dari DW, Kamis (26/3/2020), mengatakan bahwa kubunya sedang menunggu gencatan senjata diterapkan secara praktis.

Sebelumnya pada hari yang sama, Koalisi Arab pro-pemerintah Presiden Yaman Abd Rabbo Mansour Hadi setuju dengan seruan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres untuk gencatan senjata guna mengatasi wabah COVID-19.

Juru bicara Koalisi Arab, Kolonel Turki al-Malki mengatakan bahwa pihaknya mendukung seruan PBB untuk gencatan senjata dan de-eskalasi. Dia menambahkan bahwa koalisi juga mendukung langkah-langkah yang diambil untuk membangun kepercayaan di bidang kemanusiaan dan ekonomi di Yaman.

Yaman telah terperosok dalam konflik yang menghancurkan selama lima tahun terakhir, antara pemberontak Houthi yang pro-Iran dengan pasukan pemerintah yang didukung Arab Saudi.

Puluhan ribu orang, sebagian besar warga sipil, tewas selama konflik tersebut.PBB mengatakan Yaman adalah "krisis kemanusiaan terburuk di dunia" dengan lebih dari 24 juta orang membutuhkan bantuan.

Pada hari Senin, Guterres menyerukan gencatan senjata segera untuk melindungi komunitas yang menderita oleh perang dari pandemi COVID-19.

"Sudah waktunya untuk menempatkan konflik bersenjata dalam lockdown dan fokus bersama pada pertarungan sejati kehidupan kita," katanya, yang menyebut COVID-19 sebagai "musuh bersama" di dunia.
(mas)
Berita Terkait
Virus Corona di Italia...
Virus Corona di Italia Terus Menyebar
Gelar Parade Militer,...
Gelar Parade Militer, Iran Pamerkan Peralatan Medis
Corona Mewabah, Kabah...
Corona Mewabah, Ka'bah dan Hajar Aswad Dibersihkan Lima Kali Sehari
Sterilkan Kabah, Imam...
Sterilkan Ka'bah, Imam Masjidil Haram Gunakan 'Teknologi Ozon'
Laboratorium Virus Wuhan...
Laboratorium Virus Wuhan Punya 3 Jenis Virus Corona
Sebelum di Wuhan, Virus...
Sebelum di Wuhan, Virus Corona Ditemukan di Barcelona Maret 2019
Berita Terkini
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
1 jam yang lalu
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
5 jam yang lalu
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
6 jam yang lalu
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
6 jam yang lalu
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
8 jam yang lalu
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
8 jam yang lalu
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved