Corona di AS Parah, New York dan Washington Nyatakan Bencana Besar

Senin, 23 Maret 2020 - 09:54 WIB
Corona di AS Parah,...
Corona di AS Parah, New York dan Washington Nyatakan Bencana Besar
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah menyetujui permintaan otoritas New York dan Washington untuk menyatakan bencana besar di kedua wilayah itu di tengah pandemi COVID-19 . Trump juga bersiap menyetujui permintaan serupa dari otoritas California.

Hingga hari ini (23/3/2020), tercatat ada 33.546 kasus infeksi COVID-19 di Amerika dengan 419 orang meninggal dan 178 pasien disembuhkan. Jumlah kasus itu menempatkan AS sebagai negara dengan pandemi COVID-19 terparah ketiga di dunia setelah China dan Italia.

Di China tercatat 81.093 kasus, 3.270 orang meninggal dan 72.703 pasien disembuhkan. Sedangkan di Italia terdapat 59.138 kasus, 5.476 orang meninggal dan 7.024 pasien disembuhkan. (Baca: COVID-19 Sudah Bunuh 14.613 Orang di Dunia, 5.476 di Italia )

Menurut Trump, pemerintah federal AS akan sepenuhnya menutupi biaya penempatan unit garda nasional di negara bagian New York, California, dan Washington untuk membantu memerangi virus corona baru.

"Hari ini saya mengumumkan tindakan untuk membantu New York, California, dan Washington memastikan bahwa garda nasional dapat secara efektif merespons krisis ini," kata Trump pada hari Minggu.

Trump menambahkan, negara-negara bagian lain yang paling terkena dampak COVID-19 juga akan menerima bantuan.

"Melalui FEMA (Administrasi Manajemen Darurat Federal) pemerintah federal akan mendanai 100 persen dari biaya penempatan unit garda nasional untuk melakukan misi yang disetujui untuk menghentikan virus, sementara gubernur tetap memegang komando," kata Trump, seperti dikutip Sputnik, Senin (23/3/2020).

Presiden Amerika itu mengatakan AS memobilisasi semua sumber daya yang tersedia untuk memerangi penyebaran virus dan mengatakan penting bagi warga AS untuk mengikuti panduan federal tentang social distancing atau jarak sosial.

Trump menyebut wabah virus corona baru, COVID-19, di negaranya sebagai "ujian besar nasional".

Menurutnya, stasiun medis darurat akan dikerahkan untuk membantu merawat pasien COVID-19 di tiga negara bagian AS dan kapal rumah sakit Angkatan Laut AS akan dikirim ke Los Angeles.

"Selain pasokan dalam jumlah besar, saya juga telah mengarahkan FEMA untuk memasok yang berikut; empat stasiun medis federal besar dengan 1.000 tempat tidur untuk New York, delapan stasiun medis federal besar dengan 2.000 tempat tidur untuk California, dan tiga stasiun medis federal besar serta empat stasiun medis federal kecil dengan 1.000 tempat tidur untuk negara bagian Washington," katanya.

Presiden bahkan mempertimbangkan pembebasan tahanan lanjut usia.

New York tetap menjadi sarang virus corona di AS, dengan jumlah kasus tertinggi yang terkonfirmasi sebanyak 15.168 orang. Data ini berasal dari Gubernur Andrew Cuomo. Menurutnya, ada 114 orang yang telah meninggal di New York.
(mas)
Berita Terkait
Bantah Trump, Ahli Virus...
Bantah Trump, Ahli Virus AS Sebut COVID-19 Bukan Buatan Lab China
Pelayan Pribadi Trump...
Pelayan Pribadi Trump Positif Terinfeksi Virus Corona
Virus Corona di Italia...
Virus Corona di Italia Terus Menyebar
Trump Sebut Virus Corona...
Trump Sebut Virus Corona dengan Sebutan 'Kung Flu'
Trump Sebut COVID-19...
Trump Sebut COVID-19 Buatan Lab China, Jenderal AS: Kami Tidak Tahu
Trump Stop AS Danai...
Trump Stop AS Danai WHO atas Tuduhan Salah Urus COVID-19
Berita Terkini
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
15 menit yang lalu
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
1 jam yang lalu
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
2 jam yang lalu
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
3 jam yang lalu
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
4 jam yang lalu
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
4 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved