alexametrics

10 Negara dengan Kematian Overdosis Narkoba Tertinggi di Dunia

loading...
A+ A-
PENYALAHGUNAAN obat-obat terlarang alias narkoba masih menjadi persoalan pelik banyak negara. Data 2015 menyebutkan, sekitar 5,6% dari populasi orang dewasa global atau sekitar 275 juta orang telah menggunakan narkoba.Akibatnya sekitar 31 juta orang menderita gangguan dan 450.000 lainnya meregang nyawa akibat narkoba. Salah satu penyebab kematian akibat narkoba adalah overdosis. Berikut negara-negara dengan kematian terbanyak akibat overdosis narkoba.
1. Amerika Serikat (245,8 per 1 juta penduduk)*

10 Negara dengan Kematian Overdosis Narkoba Tertinggi di Dunia


Amerika Serikat memiliki populasi besar, yang secara historis telah ditargetkan sebagai pasar ideal untuk kartel narkoba. Di beberapa daerah di negara ini, tingkat kemiskinan mungkin cukup tinggi untuk berkontribusi pada penduduk yang merasa tidak berdaya dan tertekan dan karenanya lebih cenderung beralih ke narkoba. Tingginya tingkat overdosis narkoba di Amerika Serikat mungkin merupakan cerminan langsung dari fakta bahwa Amerika Serikat saat ini sedang mengalami krisis opioid.



2. Islandia (221,2 per 1 juta penduduk)

10 Negara dengan Kematian Overdosis Narkoba Tertinggi di Dunia


Di Islandia, konsumsi obat-obatan, terutama opiat, telah meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir. Peningkatanya diperkirakan mencapai 18% dibandingkan dekade sebelumnya. Tingginya tingkat overdosis narkoba dsebut-sebut karena diberlakukannya undang-undang narkoba yang ketat.Faktor-faktor lain, seperti depresi yang disebabkan oleh musim dingin panjang. Data Direktorat Kesehatan Islandia menyebutkan, tingkat overdosis obat besarnya 75 per satu juta penduduk.
3. El Salvador (160,1 per 1 juta penduduk)

10 Negara dengan Kematian Overdosis Narkoba Tertinggi di Dunia


El Salvador telah lama terganggu oleh perdagangan obat-obatan terlarang. PBB melaporkan tingkat kematian overdosis di negara Amerika Tengah yakni 160,1 per satu juta orang, termasuk yang tertinggi di dunia. Kurangnya infrastruktur yang mendukung di El Salvador dan kemiskinan parah menjadi lahan subur ketergantungan pada zat terlarang.

4. Swedia (124,5 per 1 juta penduduk)

10 Negara dengan Kematian Overdosis Narkoba Tertinggi di Dunia


Pada tahun 2016, Business Insider melaporkan bahwa overdosis narkoba di Swedia telah meningkat 770% sejak tahun 1995. Hukuman ketat bagi pengguna narkoba di Swedia disebut sebut menjadi salah satu faktor tingginya tingkat overdosis. Cara ini dianggap lebih ‘aman’ bagi pengguna narkoba dibanding berbuat kriminal yang menyebabkan mereka berpotensi berurusan dengan hukum.

5. Australia (116,2 per 1 juta penduduk)

10 Negara dengan Kematian Overdosis Narkoba Tertinggi di Dunia


Jumlah kematian akibat overdosis narkoba terus meningkat di Australia. Lebih dari 600 orang tewas pada tahun 2010 akibat penggunaan heroin dan narkoba lain yang sejenis. Dari sebuah survei yang dilakukan oleh Institut Kesehatan dan Kesejahteraan Australia di tahun 2016 ditemukan ada sekitar 3,1 juta warga Australia yang menggunakan narkotika dan zat terlarang lainnya.

Pada 15 September 2018 , dua orang tewas dalam dugaan overdosis massal di Festival Defqon.1, festival musik tari elektronik (EDM) tahunan musik di Sydney. Di Australia, ganja adalah jenis zat terlarang yang paling banyak digunakan, diikuti oleh penyalahgunaan obat-obatan dari apotek, kokain, dan ekstasi.

6. Ukraina (104,9 per 1 juta penduduk)

10 Negara dengan Kematian Overdosis Narkoba Tertinggi di Dunia


Di Ukraina diperkirakan ada 30 ribu kasus overdosis fatal akibat narkoba per tahun. Menurut sebuah survei, ekstrak opium (shyrka) lebih disukai para pengguna narkoba di Ukraina, sementara ada indikasi bahwa popularitas stimulan jenis amfetamin dan zat baru juga meningkat.

Zat ini lebih populer di kalangan pengguna narkoba muda dan perempuan. Heroin tampaknya menjadi obat pilihan bagi mereka yang memiliki pengalaman injeksi kurang dari 3 tahun. Di Ukraina, pengedar narkoba telah mulai menggunakan aplikasi messenger Telegram untuk membangun saluran periklanan dan distribusi obat terlarang.

7. Kanada (104,5 per 1 juta penduduk)

10 Negara dengan Kematian Overdosis Narkoba Tertinggi di Dunia


Kematian overdosis narkoba di Kanada meningkat tajam. Provinsi British Columbia misalnya pada 2016 mencatat 433 kasus kematian akibat overdosis opioid selama tujuh bulan, dari Januari hingga Juli. Angka tersebut meningkat 75% dibanding periode sama tahun 2015. Sekitar 62% kasus overdosis diakibatkan fentanyl, obat penghilang rasa sakit dosis tinggi yang menyebabkan kematian.

Adapun angka kematian akibat fentanyl tersebut meningkat 30% dibanding 2015. Kondisi itu telah mendorong Pemerintah Kanada pada 2016 menyetujui pemberian resep heroin kepada beberapa pasien dalam upaya mengatasi dampak dari ketergantungan kronis terhadap narkotika dan obat-obatan berbahaya lainnya.

8. Estonia (102,9 per 1 juta penduduk)

10 Negara dengan Kematian Overdosis Narkoba Tertinggi di Dunia


Data menujukkan, ganja tetap menjadi obat terlarang yang paling umum digunakan di antara mereka yang berusia 15-64 tahun di Estonia. Sementara amfetamin adalah stimulan yang paling umum digunakan di kalangan orang dewasa pada tahun 2008 dan 2015. Sebagian besar orang yang menyuntikkan narkoba (PWID) di Estonia terutama menggunakan opioid, terutama fentanyl.

Pada 2015, diperkirakan ada 8. 600 PWID berusia 15-44 tahun di negara ini. Estonia adalah negara terburuk di Eropa untuk kematian yang disebabkan oleh narkoba. Angka kematian akibat overdosis Estonia sebagian besar terkait dengan penggunaan fentanyl, keluarga opioid sintetik yang sangat kuat (heroin).

9. Rusia (81,1 per 1 juta penduduk)

10 Negara dengan Kematian Overdosis Narkoba Tertinggi di Dunia

10 Negara dengan Kematian Overdosis Narkoba Tertinggi di Dunia


Data 2013 menyebutkan, jumlah korban kecanduan narkotika di Rusia diperkirakan mencapai 8,5 juta orang. Rusia menjadi bagian penting jalur utama narkotika yang berasal dari Afghanistan, dan menduduki tempat pertama di seluruh dunia untuk jumlah pecandu heroin per kapita.

Lebih dari 90% dari para pecandu narkotika dan obat berbahaya adalah penggunaan heroin dari negara itu. Menurut statistik resmi, sekitar 30.000 sampai 40.000 orang Rusia meninggal setiap tahun akibat penyakit yang berhubungan dengan narkotika dan obat terlarang.
10. Seychelles (80,2 per 1 juta penduduk)

10 Negara dengan Kematian Overdosis Narkoba Tertinggi di Dunia

10 Negara dengan Kematian Overdosis Narkoba Tertinggi di Dunia


Menurut data, sebanyak 360.000 wisatawan melakukan perjalanan liburan ke negara kepulauan indah di Samudera Hindia ini setiap tahun. Hal itu secara tidak langsung membawa pengaruh terhadap penggunaan obat-obat terlarang. Menurut data Badan Pencegahan Penyalahgunaan dan Rehabilitasi Narkoba (APDAR) Seychelles, 5.000 hingga 6.000 orang dari total populasi Seychelles sebesar 94.000 (sekitar 10%) diberitakan mengidap kecanduan heroin.
*Kematian akibat overdosis narkoba
Sumber: www.worldatlas.com
(poe)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top