WHO Desak Negara Timur Tengah Lebih Terbuka Soal Data Infeksi Covid-19

Kamis, 19 Maret 2020 - 18:26 WIB
WHO Desak Negara Timur...
WHO Desak Negara Timur Tengah Lebih Terbuka Soal Data Infeksi Covid-19
A A A
KAIRO - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendesak pemerintah negara-negara di Timur Tengah untuk lebih terbuka soal informasi tentang infeksi virus Corona baru, Covid-19. WHO mengatakan, keterbukaan dibutuhkan untuk bisa secara efektif memerangi pandemi global.

"Kami hanya dapat mengendalikan penyakit ini jika kami memiliki akses ke informasi yang memungkinkan kami untuk memahami dinamikanya di kawasan ini," ucap Direktur Mediterania Timur WHO, Ahmed al-Mandhari.

"Kami memiliki peluang untuk menahan pandemi ini di wilayah kami," sambungnya saat menggelar konferensi pers di Kairo, Mesir, seperti dilansir Al Arabiya pada Kamis (19/3/2020).

Kasus Covid-19 yang terkonfirmasi telah mencapai lebih dari 18 ribu di seluruh Timur Tengah, dengan lebih dari 1.000 kematian yang tercatat di tujuh negara, sebagian besar di Iran.

Jean Jabbour, Direktur WHO di Mesir, menjelaskan bagaimana dua kematian di sebuah desa di gubernur Daqahliya, 150 kilometer utara Kairo di Delta Nil, mendorong pihak berwenang Mesir untuk dengan cepat menempatkan 300 keluarga dalam isolasi minggu ini.

“Pada awalnya, ketika mereka mulai mengontrak kasus-kasus pertama di desa dan meninggal, (itu) adalah (karena) pertemuan dalam pernikahan. Segera kementerian mengambil langkah-langkah dalam menahan dan mengkarantina orang-orang di dalam desa, yang berjumlah sekitar 19 ribu jiwa. Desa itu memiliki "rasa Italia"," ujarnya.

Italia sendiri saat inin telah menjadi pusat pandemi di Eropa, dengan lebih dari 2.500 orang meninggal akibat virus ini. Menteri kesehatan Mesir, Hala Zayed awal pekan ini mengatakan bahwa prosedur pembersihan sedang dilakukan untuk mencegah infeksi lebih lanjut.

"Sekarang kami memiliki lebih banyak keluarga di bawah karantina dan tindakan-tindakan sangat ketat di daerah itu untuk menghindari penyebaran ke komunitas lain," kata Jabbour.
(esn)
Berita Terkait
Kemenkes Minta Wilayah...
Kemenkes Minta Wilayah Timur Indonesia Waspadai Malaria di Tengah Corona
Salip Iran, Jumlah Pasien...
Salip Iran, Jumlah Pasien Covid-19 Turki Tertinggi di Timur Tengah
Pemuda Jawa Timur Rentan...
Pemuda Jawa Timur Rentan Jadi Carrier Virus Corona
Turki: Kehidupan Pasca...
Turki: Kehidupan Pasca Pandemi akan Sangat Berbeda
Sting Beruntung di Tengah...
Sting 'Beruntung' di Tengah Karantina Virus Corona
Iran Negara Timur Tengah...
Iran Negara Timur Tengah Terparah Dilanda Covid-19
Berita Terkini
Israel Ingin Bangun...
Israel Ingin Bangun Kekuatan Militer di Gaza, Hamas: Zionis Ingin Pecah Belah Rakyat Palestina
14 menit yang lalu
Turki Jadi Bagian Penting...
Turki Jadi Bagian Penting Arsitektur Keamanan NATO di Masa Depan
1 jam yang lalu
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat, Rekor Khomeini Belum Terpecahkan
2 jam yang lalu
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
2 jam yang lalu
4 Alasan Wapres Filipina...
4 Alasan Wapres Filipina Sara Duterte Terancam Dimakzulkan, Konflik dengan Presiden hingga Terjerat Skandal Korupsi
4 jam yang lalu
Menhan Israel Ancam...
Menhan Israel Ancam Bunuh Para Pemimpin Iran Pengganti Khamenei
4 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Timur Tengah...
5 Negara Timur Tengah dengan Senjata Militer Terbanyak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved