Salip Iran, Jumlah Pasien Covid-19 Turki Tertinggi di Timur Tengah

Minggu, 19 April 2020 - 02:16 WIB
loading...
Salip Iran, Jumlah Pasien...
Petugas menyemprotkan desinfektan di Turki. FOTO/Reuters
A A A
ISTANBUL - Jumlah pasien yang terjangkit virus Corona jenis baru, Covid-19 di Turki terus meningkat. Menurut Menteri Kesehatan Turki, Fahrettin Koca, saat ini ada 82.329 yang terinfeksi virus tersebut. Lonjakan pasien ini membuat Turki menyalip Iran untuk pertama kalinya dan menjadikan Turki sebagai negara dengan jumlah pasien Covid-19 tertinggi di Timur Tengah.

Peningkatan 3.783 kasus dalam 24 jam terakhir juga mendorong penghitungan yang dikonfirmasi oleh pemerintah Turki.

“Setidaknya 121 orang lagi telah tewas, dengan jumlah korban meninggal menjadi 1.890 jiwa. Sebanyak 10.453 orang telah pulih dari coronavirus sejauh ini, dan jumlah tes yang dilakukan selama 24 jam terakhir mencapai 40.520,” kata Koca, seperti dikutip dari Reuters.

Kementerian Dalam Negeri Turki mengatakan, pihaknya memperpanjang pembatasan perjalanan antara 31 kota selama 15 hari ke depan. Selain itu, pandemi Covid-19 kemungkinan juga akan membatasi operasi militer Turki di Suriah, tetapi Ankara tidak memiliki kendala seperti itu di Libya, kata Soner Çağaptay dan Deniz Yüksel, analis di Washington Institute.

Pada 5 Maret, Turki dan Rusia menandatangani gencatan senjata untuk mengakhiri pertempuran di provinsi Idlib Suriah barat laut antara pasukan yang didukung Turki dan militer Suriah, yang didukung oleh Rusia. Gencatan senjata sebagian besar telah diadakan, dan Turki mengumumkan pada 5 April bahwa mereka akan membatasi operasi militer lintas-perbatasannya untuk membantu mengatasi pandemi virus Corona.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Erdogan Beri Hadiah...
Erdogan Beri Hadiah Pistol dengan Peluru Aktif kepada Para Pemimpin NATO, Ini Maksudnya
Setelah Turki, Giliran...
Setelah Turki, Giliran Mesir Tolak Masuk Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Sebut AS Penjaga Selat...
Sebut AS Penjaga Selat Hormuz, Trump Tuntut Tarif Rp 480 Miliar per Kapal Supertanker
Caplok Tanah Palestina,...
Caplok Tanah Palestina, Israel Bangun 34 Permukiman Baru Rogoh Rp7,8 Triliun
Rekomendasi
Dongkrak Ekonomi Perdesaan,...
Dongkrak Ekonomi Perdesaan, 10 Asosiasi Desa Dukung Kopdes Merah Putih
3 Pelaku Pembobolan...
3 Pelaku Pembobolan Bank Jambi Senilai Rp144,82 Miliar Jadi Tersangka
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Wakaf, BWI Dorong Sertifikasi Nazir secara Masif
Berita Terkini
Deretan 25 Pemimpin...
Deretan 25 Pemimpin Dunia yang Sampaikan Belasungkawa atas Kematian Sheikh Hamad
Mantan PM Yordania Sebut...
Mantan PM Yordania Sebut Perang Iran dan AS Tak Ada Gunanya
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Infografis
Kapal Induk Kedua Tiba...
Kapal Induk Kedua Tiba di Timur Tengah, AS Serius Ancam Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved