Buka Pintu Perubahan Konstitusi, Putin Dapat Berkuasa Hingga 2036

Rabu, 11 Maret 2020 - 01:01 WIB
Buka Pintu Perubahan...
Buka Pintu Perubahan Konstitusi, Putin Dapat Berkuasa Hingga 2036
A A A
MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin pada Selasa (10/3) membuka pintu untuk perubahan konstitusi yang memungkinkan dia tetap berkuasa hingga 2036 jika dia menginginkannya.

Meski demikian, dia mengaku mendukung pembatasan periode kepemimpinan saat negara itu telah "matang" secara politik.

Putin pada Januari mengumumkan perombakan besar-besaran dalam politik Rusia dan konstitusi. Sesuai konstitusi dia seharusnya mundur pada 2024 saat periode kedua berurutan dan keempat masa jabatan sebagai presiden berakhir.

Saat berbicara di Duba, majelis rendah parlemen, Putin menyatakan dia mengizinkan proposal perubahan konstitusi yang akan secara resmi menjadikan masa kepresidenannya menjadi nol atau menghapus pembatasan periode kepresidenan.

"Proposal untuk menghapus pembatasan bagi siapa pun, termasuk presiden petahana, secara prinsip, pilihan ini mungkin, tapi dengan satu syarat, jika pengadilan konstitusional memberikan keputusan resmi bahwa perubahan semacam itu tidak bertentangan dengan prinsip dan ketentuan utama konstitusi," kata Putin.

"Dalam kondisi saat satu negara mengalami guncangan dan kesulitan, tentu stabilitas mungkin lebih penting dan harus menjadi prioritas," ungkap Putin yang menambahkan Rusia masih memulihkan diri dari runtuhnya Uni Soviet pada 1991.

Langkah ini, jika diadopsi dan didukung dalam voting nasional pada April, akan memungkinkan dia menjabat lagi dua kali periode kepresidenan yang masing-masing enam tahun.

Jika dia memilih melakukan itu, dan kesehatan dan keberuntungannya dalam pemilu memungkinkan, dia dapat tetap menjabat hingga 2036 saat itu dia berumur 83 tahun.

Mantan pejabat KGB yang kini berumur 67 tahun itu telah empat kali menjadi presiden dan menjabat sekali sebagai perdana menteri. Dia telah mendominasi politik Rusia selama dua dekade.

Para pengkritik menuduh dia berencana menggunakan perubahan konstitusi untuk memperpanjang masa jabatan melebihi 2024. Putin juga tidak menjelaskan apa rencananya setelah tanggal itu tapi menyatakan dia tidak ingin mempraktekkan memiliki pemimpin seumur hidup yang mati saat masih menjabat.

Putin muncul di parlemen setelah anggota parlemen Valentina Tereshkova dari Partai Rusia Bersatu mengusulkan mengubah konstitusi yang akan menjadikan periode kepresidenan Putin menjadi nol sehingga dia dapat kembali menjabat dua periode.
(sfn)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
25 menit yang lalu
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
37 menit yang lalu
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
1 jam yang lalu
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
2 jam yang lalu
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
3 jam yang lalu
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
3 jam yang lalu
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved