Hindari Jabat Tangan, Para Pejabat OPEC Menyapa dengan Kaki

Kamis, 05 Maret 2020 - 11:00 WIB
Hindari Jabat Tangan,...
Hindari Jabat Tangan, Para Pejabat OPEC Menyapa dengan Kaki
A A A
WINA - Saat para menteri OPEC bertemu di Wina untuk memutuskan kebijakan produksi minyak, pertemuan mereka biasanya diwarnai salaman dan pelukan sebagai wujud persaudaraan.

Saat ini, ketika dunia berperang melawan wabah virus corona, mereka telah mendapat perintah keras: tak ada jabat tangan, jangan berpelukan dan cuci tangan sesering mungkin.

"Hindari kontak dekat," tulis poster untuk para menteri dan delegasi saat mereka masuk kantor pusat Organisasi Negara-negara Eksportir Minyak (OPEC) di Wina, Austria.

Poster itu juga bertulis, "Hindari jabat tangan dan pelukan." Sejumlah daftar perintah ditulis dalam poster tersebut.

Sekretaris Jenderal OPEC Mohammad Barkindo dan Menteri Energi Rusia Alexander Novak terlihat dalam video lelucon saat mereka saling menempelkan kaki sebagai alternatif untuk menyapa.

Namun video yang diunggah di Twitter oleh sekretariat OPEC juga menunjukkan kedua pria berjabat tangan singkat, sementara foto resmi menunjukkan Barkindo menggenggam tangan menteri Nigeria.

Sebagai bagian dari pencegahan wabah, OPEC menyatakan sejumlah delegasi yang hadir dalam pertemuan pekan ini akan dibatasi dan jurnalis dilarang dari gedung OPEC.

Di luar kantor pusat, para jurnalis yang biasanya berkumpul untuk mewawancarai para menteri, terlihat jumlahnya hanya sedikit.

Menteri Energi Rusia Alexander Novak dan beberapa menteri serta delegasi OPEC menjalani pemeriksaan suhu tubuh sebelum masuk kantor pusat OPEC.

"Jika seseorang tiba di OPEC memiliki suhu di atas 37,5 Celsius, kewaspadaan akan ditingkatkan," ungkap sumber pejabat OPEC.
(sfn)
Berita Terkait
Laboratorium Virus Wuhan...
Laboratorium Virus Wuhan Punya 3 Jenis Virus Corona
Sebelum di Wuhan, Virus...
Sebelum di Wuhan, Virus Corona Ditemukan di Barcelona Maret 2019
Virus Corona di Italia...
Virus Corona di Italia Terus Menyebar
Ahli Virus Prancis:...
Ahli Virus Prancis: Virus Corona Bukan Produk Alam
Wabah Virus Corona di...
Wabah Virus Corona di Wuhan Diduga Terjadi Awal Agustus
Cerita Dokter China...
Cerita Dokter China yang Temukan Virus Corona di Wuhan
Berita Terkini
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
17 menit yang lalu
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
1 jam yang lalu
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
1 jam yang lalu
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
2 jam yang lalu
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
2 jam yang lalu
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
4 jam yang lalu
Infografis
20 PTN dengan Peminat...
20 PTN dengan Peminat Terbanyak di SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved