Wabah Corona di AS: Pasien California Jadi Korban Tewas ke-11
Kamis, 05 Maret 2020 - 04:28 WIB
Wabah Corona di AS: Pasien California Jadi Korban Tewas ke-11
A
A
A
WASHINGTON - Pejabat kesehatan di California mengumumkan kematian pertama akibat wabah virus Corona baru, Covid-19, di negara bagian tersebut pada hari Rabu. Kematian pasien itu menambah korban tewas akibat Covid-19 di Amerika Serikat (AS) menjadi 11 orang.
Pasien yang meninggal itu merupakan orang dewasa lanjut usia. Dia merupakan kasus kedua infeksi Covid-19 yang dikonfirmasi otoritas kesehatan California dan kini menjadi kasus kematian pertama di wilayah tersebut.
"Kami menyampaikan belasungkawa terdalam kami kepada orang-orang yang dicintai pasien ini," kata Petugas Kesehatan Placer County, Dr Aimee Sisson, dalam sebuah pernyataan.
"Meskipun ekspektasi kami adalah lebih banyak kasus, kematian ini adalah tonggak yang patut disayangkan dalam upaya kami untuk melawan penyakit ini, dan satu yang tidak pernah ingin kami lihat," ujarnya, seperti dikutip CNBC, Kamis (5/3/2020).
Pasien itu diduga terpapar Covid-19 selama perjalanan internasional dari 11 Februari hingga 21 Februari di kapal pesiar Princess Cruise yang berangkat dari San Francisco dan melakukan perjalanan ke Meksiko. Pejabat Placer County mengatakan pasien tiba di Kaiser Permanente Roseville Medical Center dengan ambulans pada 27 Februari dan berada di ruang isolasi di rumah sakit.
Pada hari Rabu, ada 53 kasus Covid-19 yang dikonfirmasi di California, termasuk 24 dari penerbangan repatriasi. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS, California memiliki lebih banyak kasus virus daripada negara bagian lain. Secara keseluruhan, ada 154 kasus infeksi Covid-19 di Amerika.
Placer County, yang berada di California utara dekat Sacramento, sedang memantau sepuluh petugas perawatan kesehatan dari rumah sakit dan lima responden darurat yang terpapar sebelum pasien ditempatkan di ruang isolasi. Otoritas Placer County mengatakan tidak satupun dari mereka menunjukkan gejala.
“Sementara sebagian besar kasus Covid-19 menunjukkan gejala ringan atau sedang," kata Sisson. "Kematian tragis ini menggarisbawahi kebutuhan mendesak bagi kita untuk mengambil langkah-langkah tambahan untuk melindungi penduduk yang sangat rentan terhadap pengembangan penyakit yang lebih serius, termasuk orang tua dan mereka yang memiliki kondisi kesehatan mendasar."
Berita kematian ini muncul setelah Wakil Presiden Mike Pence, yang memimpin respons AS terhadap wabah Covid-19, mengumumkan kematian kesepuluh negara itu. Kematian yang kesepuluh adalah di negara bagian Washington. Wilayah ini juga menjadi tempat dari sembilan kematian pertama.
"Negara bagian bekerja dengan pejabat federal untuk menindaklanjuti pelacakan kontak individu yang mungkin telah terpapar untuk memberikan perawatan dan melindungi kesehatan masyarakat," kata Gubernur California Gavin Newsom. "Kasus ini menunjukkan perlunya kemitraan lokal, negara bagian dan federal yang berkelanjutan untuk mengidentifikasi dan memperlambat penyebaran virus ini."
Pasien yang meninggal itu merupakan orang dewasa lanjut usia. Dia merupakan kasus kedua infeksi Covid-19 yang dikonfirmasi otoritas kesehatan California dan kini menjadi kasus kematian pertama di wilayah tersebut.
"Kami menyampaikan belasungkawa terdalam kami kepada orang-orang yang dicintai pasien ini," kata Petugas Kesehatan Placer County, Dr Aimee Sisson, dalam sebuah pernyataan.
"Meskipun ekspektasi kami adalah lebih banyak kasus, kematian ini adalah tonggak yang patut disayangkan dalam upaya kami untuk melawan penyakit ini, dan satu yang tidak pernah ingin kami lihat," ujarnya, seperti dikutip CNBC, Kamis (5/3/2020).
Pasien itu diduga terpapar Covid-19 selama perjalanan internasional dari 11 Februari hingga 21 Februari di kapal pesiar Princess Cruise yang berangkat dari San Francisco dan melakukan perjalanan ke Meksiko. Pejabat Placer County mengatakan pasien tiba di Kaiser Permanente Roseville Medical Center dengan ambulans pada 27 Februari dan berada di ruang isolasi di rumah sakit.
Pada hari Rabu, ada 53 kasus Covid-19 yang dikonfirmasi di California, termasuk 24 dari penerbangan repatriasi. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS, California memiliki lebih banyak kasus virus daripada negara bagian lain. Secara keseluruhan, ada 154 kasus infeksi Covid-19 di Amerika.
Placer County, yang berada di California utara dekat Sacramento, sedang memantau sepuluh petugas perawatan kesehatan dari rumah sakit dan lima responden darurat yang terpapar sebelum pasien ditempatkan di ruang isolasi. Otoritas Placer County mengatakan tidak satupun dari mereka menunjukkan gejala.
“Sementara sebagian besar kasus Covid-19 menunjukkan gejala ringan atau sedang," kata Sisson. "Kematian tragis ini menggarisbawahi kebutuhan mendesak bagi kita untuk mengambil langkah-langkah tambahan untuk melindungi penduduk yang sangat rentan terhadap pengembangan penyakit yang lebih serius, termasuk orang tua dan mereka yang memiliki kondisi kesehatan mendasar."
Berita kematian ini muncul setelah Wakil Presiden Mike Pence, yang memimpin respons AS terhadap wabah Covid-19, mengumumkan kematian kesepuluh negara itu. Kematian yang kesepuluh adalah di negara bagian Washington. Wilayah ini juga menjadi tempat dari sembilan kematian pertama.
"Negara bagian bekerja dengan pejabat federal untuk menindaklanjuti pelacakan kontak individu yang mungkin telah terpapar untuk memberikan perawatan dan melindungi kesehatan masyarakat," kata Gubernur California Gavin Newsom. "Kasus ini menunjukkan perlunya kemitraan lokal, negara bagian dan federal yang berkelanjutan untuk mengidentifikasi dan memperlambat penyebaran virus ini."
(mas)