Melonjak Drastis, Kasus Virus Corona di Korsel Sentuh Angka 3.000

Sabtu, 29 Februari 2020 - 21:30 WIB
Melonjak Drastis, Kasus Virus Corona di Korsel Sentuh Angka 3.000
Melonjak Drastis, Kasus Virus Corona di Korsel Sentuh Angka 3.000
A A A
SEOUL - Korea Selatan (Korsel) mengkonfirmasi 813 lebih kasus infeksi virus Corona pada Sabtu (29/2/2020). Ini adalah peningkatan terbesar hingga saat ini di negara itu, menjadikan total kasus infeksi secara nasional menjadi 3.150 infeksi dengan empat kematian tambahan.

Pihak berwenang juga melaporkan kasus infeksi ulang pertama di negara itu. Ini terjadi pada seorang wanita berusia 73 tahun yang dites positif untuk kedua kalinya setelah sebelumnya dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang dari rumah sakit pada minggu lalu.

"Penyakit itu kambuh karena sistem kekebalannya menurun", kata pejabat Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC), Kwon Jun-wook.

"Setidaknya 10 kasus infeksi ulang telah dilaporkan di China," tambah Kwon seperti disitir dari Strait Times.

Dalam sebuah pernyataan KCDC mengatakan lebih dari 90 persen kasus baru terjadi di Daegu, pusat wabah virus Corona di negara itu, dan provinsi tetangganya di Gyeongsang Utara.

"Tiga wanita di daerah Daegu dan satu pria meninggal karena penyakit itu, sehingga jumlah korban nasional menjadi 17," tambah pernyataan itu. Semua korban berusia 60-an atau lebih.

Menurut Wakil Menteri Kesehatan Korea Kim Gang-lip dari mereka yang dinyatakan positif virus Corona Covid-19, 80 persen dapat diobati dengan obat karena mereka memiliki "gejala ringan". Ia menambahkan bahwa sisanya akan memerlukan perawatan lebih lanjut di rumah sakit.

Jalan-jalan di Daegu sebagian besar telah sepi selama berhari-hari, terlepas dari antrian panjang di beberapa toko yang menjual masker.

Pihak berwenang telah mendesak masyarakat untuk berhati-hati dan siapa saja yang menderita demam atau gejala pernapasan untuk tinggal di rumah.

Tetapi para pejabat mengatakan mereka tidak mempertimbangkan karantina di seluruh kota yang mirip dengan penguncian yang diterapkan di kota Wuhan, China tengah, tempat virus itu pertama kali muncul.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
berita/ rendering in 0.1701 seconds (11.97#12.26)