Paus Fransiskus Jatuh Sakit saat Virus Corona Mengganas di Italia

Jum'at, 28 Februari 2020 - 07:42 WIB
Paus Fransiskus Jatuh...
Paus Fransiskus Jatuh Sakit saat Virus Corona Mengganas di Italia
A A A
ROMA - Pemimpin Vatikan, Paus Francis (Fransiskus), jatuh sakit sehingga memaksanya untuk membatalkan Misa yang direncanakan di Roma, Italia. Dia sakit hanya sehari setelah dia menyatakan solidaritasnya dengan korban virus Corona baru, Covid-19 , di seluruh dunia dan ketika wabah itu mengganas di berbagai wilayah di Italia.

Pihak Vatikan mengatakan penyakit yang diderita paus berusia 82 tahun itu belum jelas. Namun, penyakit tersebut memaksanya untuk membatalkan Misa penyesalan—sebuah Misa untuk menandai awal pra-Paskah—yang dia rencanakan untuk dirayakan di Basilika Santo Yohanes Lateran (St. John Lateran Basilica) di seberang kota dengan klerus Romawi.

Menurut para pejabat Vatikan, Paus Francis akan melanjutkan sisa pekerjaannya yang direncanakan, tapi dia lebih suka tinggal di dekat Santa Marta, hotel Vatikan tempat dia tinggal. (Baca: Saudi: Penangguhan Umrah Hanya untuk Jemaah Negara Terdampak Corona )

Mengutip laporan New York Post, Paus Francis terlihat batuk dan meniup hidungnya selama Misa Rabu Abu.

Sekadar diketahui, jumlah kasus infeksi Covid-19 di Italia sudah 655 orang pada hari Jumat (28/2/2020) dengan korban meninggal sebanyak 17 orang termasuk 5 kematian terbaru. Sebagian besar kasus telah dilaporkan di Italia utara. Tiga kasus dilaporkan di Roma, tetapi masing-masing pasien sudah pulih.

Selama Audiensi Umum di Lapangan Santo Petrus pada Misa Rabu Abu, Paus menyatakan dukungannya untuk penderita Covid-19 di seluruh dunia. (Baca juga: Virus Corona Mengganas, Kota di China Larang Makan Anjing dan Kucing )

“Saya ingin, sekali lagi, untuk mengungkapkan kedekatan saya dengan mereka yang sakit dengan virus Corona dan kepada petugas kesehatan yang merawat mereka,” katanya, yang dilansir Vatican News.

Paus Francis belum secara khusus bertemu dengan penderita virus Corona, tetapi dia berjabat tangan dengan umat Kristen di barisan depan selama audiensi. Dia juga mencium seorang bayi selama perjalanan Popemobile-nya melewati Lapangan Santo Petrus dan menyapa para uskup yang berkunjung.

Tetapi anggota klerus menahan diri untuk tidak mencium cincinnya atau memeluknya seperti biasanya.
(mas)
Berita Terkait
Sebelum di Wuhan, Virus...
Sebelum di Wuhan, Virus Corona Ditemukan di Barcelona Maret 2019
Paus Francis: Covid-19...
Paus Francis: Covid-19 Tak Seharusnya Jadi Alasan Eksploitasi Para Pekerja
Laboratorium Virus Wuhan...
Laboratorium Virus Wuhan Punya 3 Jenis Virus Corona
Virus Corona di Italia...
Virus Corona di Italia Terus Menyebar
Wabah Virus Corona di...
Wabah Virus Corona di Wuhan Diduga Terjadi Awal Agustus
Cerita Dokter China...
Cerita Dokter China yang Temukan Virus Corona di Wuhan
Berita Terkini
AS Serang Iran dan Cabut...
AS Serang Iran dan Cabut Pengecualian Sanksi Sementara untuk Minyak Iran
21 menit yang lalu
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
9 jam yang lalu
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
10 jam yang lalu
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
11 jam yang lalu
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
12 jam yang lalu
Hindari Teluk, Irak...
Hindari Teluk, Irak Bersiap Buka Lagi Jalur Darat Suriah untuk Ekspor Minyak
13 jam yang lalu
Infografis
Turki Bantu Ekspor 15.000...
Turki Bantu Ekspor 15.000 Ton Telur saat Flu Burung Merebak di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved