Sama dengan RI, Rusia Juga Miliki Masalah Repatriasi Kombatan di Suriah

Rabu, 12 Februari 2020 - 18:27 WIB
Sama dengan RI, Rusia...
Sama dengan RI, Rusia Juga Miliki Masalah Repatriasi Kombatan di Suriah
A A A
JAKARTA - Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobieva mengatakan, sama halnya dengan Indonesia, Rusia juga memiliki masalah mengenai pemulangan warganya yang pergi ke Suriah dan bergabung dengan ISIS. Sebelumnya, pemerintah Indonesia telah menegaskan tidak akan memulangkan WNI yang pergi ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS.

Vorobieva mengatakan, Moskow mengambil pendekatan kasus per kasus, dengan kata lain mereka tidak memukul rata bahwa semua orang yang pergi ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS adalah kombatan.

"Itu juga cukup masalah untuk Rusia dan ya memang benar kami memiliki warga negara kami di Suriah dan bergabung dengan ISIS. Tapi, sebenarnya itu adalah kasus per kasus," ucap Vorobieva pada Rabu (12/2/2020).

"Terutama tentu saja ada aspek kemanusiaan, di mana seperti diketahui kami memulangkan anak-anak, yang berangkat ke sana dengan orang tua mereka. Saya tidak ingat angka pastinya, tetapi saya pikir lebih dari 200 anak. Dan, anak-anak ini dibawa kembali ke kerabat mereka atau dimasukkan ke rumah asuh," sambungnya.

Dijelaskan Vorobieva,Rusia mengikuti dengan cermat apa yang terjadi dan bagaimana warga negara mereka berpartisipasi dalam kegiatan teroris.

"Iya itu masalah yang cukup rumit, jadi saya akan menekankan bahwa ini adalah kasus per kasus dan tentu saja yang juga sangat penting adalah aspek kemanusiaan dari masalah ini," tukasnya.

Sementara itu, Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) telah memutuskan untuk menolak atau tidak memulangkan Warga Negara Indonesia (WNI) mantan kombatan ISIS dan teroris lintas batas negara. Keputusan pemerintah itu disampaikan Menko Polhukam, Mahfud MD.

Namun, Mahfud menegaskan, pemerintah membuka diri jika ada laporan keberadaan anak-anak dari WNI eks ISIS yang mau pulang ke tanah air. Mahfud mengaku mempersilakan jika ada pihak-pihak yang melaporkan keberadaan anak-anak tersebut.
(esn)
Berita Terkait
Apakah Rusia Dukung...
Apakah Rusia Dukung Bashar al-Assad?
Kecam Invasi Israel...
Kecam Invasi Israel ke Suriah, Rusia Tarik Aset Militernya
Diburu Pasukan Pemerintah,...
Diburu Pasukan Pemerintah, Loyalis Bashar Al Assad Bersembunyi di Pangkalan Udara Rusia
Rusia Akui Uji Coba...
Rusia Akui 'Uji Coba' Tank T-14 Armata di Suriah
Operasi Khusus Rusia-Suriah...
Operasi Khusus Rusia-Suriah Bebaskan Pasukan yang Ditawan Pemberontak
Rusia Tegaskan Barat...
Rusia Tegaskan Barat Dukung Para Teroris di Suriah
Berita Terkini
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
19 menit yang lalu
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
1 jam yang lalu
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
1 jam yang lalu
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
2 jam yang lalu
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
3 jam yang lalu
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
3 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved