Rusia: Perdamaian Berada di Tangan Masyarakat Palestina dan Israel

Rabu, 12 Februari 2020 - 16:25 WIB
Rusia: Perdamaian Berada...
Rusia: Perdamaian Berada di Tangan Masyarakat Palestina dan Israel
A A A
JAKARTA - Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobieva menuturkan, pihaknya menilai proses perdamaian Israel dan Palestina berada di tangan masyarakat kedua negara. Ini adalah respon lanjut atas recana perdamaian Timur Tengah Amerika Serikat (AS) atau yang juga disebut dengan kesepakatan abad ini.

Berbicara saat melakukan jumpa wartawan di kediamanaya di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan, Vorobieva mengatakan, Rusia masih memeriksa proposal AS tersebut dengan sangat hati-hati. Di mana, proposal ini mengusulkan pertukaran teritorial yang akan memberi Israel kendali atas bagian Tepi Barat.

"Orang-orang Palestina akan menerima bidang tanah di padang pasir dekat perbatasan Mesir. Dokumen tersebut juga mengusulkan cara untuk menyelesaikan masalah mendasar lainnya dari status akhir termasuk Yerusalem, pengungsi, dan lain-lain," ucapnya.

"Posisi kami adalah bahwa orang-orang Palestina dan Israel harus memiliki keputusan akhir tentang masalah-masalah pemukiman damai yang langgeng karena berkaitan dengan masa depan mereka," sambungnya pada Rabu (12/2/2020).

Dia kemudian mengatakan, Moskow juga mengikuti respons negara-negara lain, terutama negara-negara Arab dan sejauh ini penilaiannya negatif dan skeptis.

"Saya ingin mengingatkan Anda, bahwa diluar dari semua hal, dokumen yang disajikan tercermin dalam kerangka hukum internasional proses Timur Tengah yang terkenal, termasuk resolusi DK PBB dan Majelis Umum, Prinsip Madrid, dan Prakarsa Arab," ungkapnya.

"Kami menegaskan kembali kesiapan kami untuk pekerjaan masa depan yang konstruktif, sejalan dengan upaya kolektif yang bertujuan untuk menyelesaikan konflik Palestina. Kami siap untuk secara ketat mengoordinasikan tindakan kami dengan mitra Palestina dan Israel kami dan semua pihak yang tertarik pada pencapaian cepat perdamaian abadi di Timur Tengah," tukasnya.
(esn)
Berita Terkait
Menlu Palestina Berharap...
Menlu Palestina Berharap Rusia Jadi Mediator Perdamaian
Rusia: Pembunuhan Jurnalis...
Rusia: Pembunuhan Jurnalis Palestina oleh Israel Bencana yang Guncang Dunia
Rusia Desak Penghentian...
Rusia Desak Penghentian Kekerasan di Yerusalem Timur
Warga Rusia Tewas dalam...
Warga Rusia Tewas dalam Serangan Udara Israel di Jalur Gaza
Palestina Bersedia Berunding...
Palestina Bersedia Berunding dengan Israel Jika Dimediasi Rusia
Aneksasi Tepi Barat,...
Aneksasi Tepi Barat, Rusia: Israel Hancurkan Negara Palestina
Berita Terkini
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
2 jam yang lalu
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
3 jam yang lalu
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
6 jam yang lalu
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
7 jam yang lalu
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
8 jam yang lalu
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
9 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved