Virus 'Iblis' Corona Cengkeram Wuhan, Partai Komunis Cela Diri Sendiri

Sabtu, 01 Februari 2020 - 13:10 WIB
Virus Iblis Corona Cengkeram...
Virus 'Iblis' Corona Cengkeram Wuhan, Partai Komunis Cela Diri Sendiri
A A A
WUHAN - Wabah virus Corona baru, 2019-nCoV , masih mencengkeram kota Wuhan, Provinsi Hubei dan seluruh wilayah China mengonfirmasi temuan kasus atau orang yang terinfeksi. Penyakit yang sudah membunuh 258 orang ini membuat petinggi Partai Komunis untuk kota Wuhan mencela diri sendiri.

"Saat ini saya dalam kondisi bersalah, menyesal dan mencela diri sendiri," kata Sekretaris Jenderal Partai Komunis Kota Wuhan, Ma Guoqiang, dalam wawancara dengan CCTV. Dia merasa bersalah karena tidak mengambil tindakan dini untuk mengendalikan virus yang oleh Presiden Xi Jinping disebut sebagai "iblis" tersebut.

"Jika langkah-langkah kontrol yang ketat telah diambil sebelumnya, hasilnya akan lebih baik daripada sekarang," lanjut Ma, yang dikutip Sabtu (1/2/2020). (Baca: Sebut Virus Corona Iblis, Xi Jinping: Kami Akan Menang Melawannya )

Wabah muncul pertama kali di Wuhan pada akhir Desember 2019. Penyakit ini kini menyebar ke lebih dari 20 negara lain dan Organisasi Kesehatan Dunia telah menyatakan darurat kesehatan global akan wabah tersebut.

Sebelumnya pada hari Jumat, Wali Kota Wuhan Zhou Xianwang mengatakan tugas menahan dan mencegah penyebaran wabah Coronavirus baru di kota itu tetap “berat dan kompleks”.

Pejabat Wuhan telah dikritik secara online karena menyembunyikan informasi tentang infeksi sampai akhir tahun lalu, meskipun mengetahui tentang penyakit baru itu beberapa minggu sebelumnya. (Baca juga: Bak Zombie, Para Korban Virus Wuhan di China Ambruk di Jalan-jalan )

Wuhan dan kota-kota di sekitar provinsi Hubei telah dikunci atau ditutup sejak 23 Januari 2020, di mana akses transportasi dibatasi ketat yang secara efektif membuat sekitar 56 juta orang "terkurung" di rumah.

Ma mengatakan tindakan itu seharusnya dilakukan setidaknya 10 hari sebelumnya. "Saya pikir jika kita telah mengambil langkah-langkah seperti ini pada saat itu, epidemi mungkin telah sedikit berkurang, dan tidak sampai pada situasi saat ini," katanya.
(mas)
Berita Terkait
Cerita Dokter China...
Cerita Dokter China yang Temukan Virus Corona di Wuhan
Viral, Vlogger China...
Viral, Vlogger China Curiga Virus Corona Dibawa AS ke Wuhan
Sebelum di Wuhan, Virus...
Sebelum di Wuhan, Virus Corona Ditemukan di Barcelona Maret 2019
Di Sidang PBB, Presiden...
Di Sidang PBB, Presiden China Ungkap Munculnya Virus Corona Akibat Kutukan
Usut Asal-usul Virus...
Usut Asal-usul Virus Corona, Tim Penyelidik WHO Tiba di Wuhan
Laboratorium Virus Wuhan...
Laboratorium Virus Wuhan Punya 3 Jenis Virus Corona
Berita Terkini
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
7 jam yang lalu
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
8 jam yang lalu
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
9 jam yang lalu
Jenazah Anggota Keluarga...
Jenazah Anggota Keluarga Khamenei akan Dimakamkan, Termasuk Cucunya Umur 3 Tahun
10 jam yang lalu
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
11 jam yang lalu
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
12 jam yang lalu
Infografis
Terungkap Penyebab Ukraina...
Terungkap Penyebab Ukraina Tembak Jet Tempur F-16 Miliknya Sendiri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved