Kata Pejabat Trump, Virus Corona China Bagus untuk Ekonomi AS

Sabtu, 01 Februari 2020 - 09:12 WIB
Kata Pejabat Trump,...
Kata Pejabat Trump, Virus Corona China Bagus untuk Ekonomi AS
A A A
WASHINGTON - Seorang pejabat pemerintah Presiden Donald Trump berpendapat wabah virus Corona baru, 2019-nCoV , di China membuat ekonomi Amerika Serikat (AS) menjadi bagus. Pernyataan nirempati tersebut memicu kecaman para politisi dan ekonom Amerika.

Pejabat Trump yang membuat komentar tersebut adalah Menteri Perdagangan Wilbur Ross. Dia pada hari Kamis waktu Amerika mengatakan wabah 2019-nCoV yang telah merenggut 258 orang di China (data 1 Februari 2020) dan menginfeksi lebih dari 10.000 orang secara global dapat meningkatkan ekonomi AS.

"Saya pikir itu akan membantu mempercepat pengembalian pekerjaan ke Amerika Utara—beberapa ke AS, mungkin beberapa ke Meksiko juga," kata Ross dalam sebuah wawancara dengan Fox News. (Baca: Virus Corona Membunuh 258 Orang, Ratusan WNI Dievakuasi dari Wuhan )

Kendati demikian, dia mengakui sisi buruk dari wabah tersebut."Saya tidak ingin berbicara tentang putaran kemenangan atas penyakit yang sangat disayangkan, sangat ganas," paparnya.

Ross menambahkan bahwa bisnis perlu memperhitungkan risiko dan mempertimbangkan virus ketika meninjau rantai pasokan.

Tak lama Kemudian, Departemen Perdagangan AS mengatakan sebuah pernyataan. "Seperti yang dijelaskan oleh Menteri Ross, langkah pertama adalah mengendalikan virus dan membantu para korban penyakit ini," bunyi pernyataan tersebut yang disampaikan seorang juru bicara.

"Penting juga untuk mempertimbangkan konsekuensi melakukan bisnis dengan negara yang memiliki sejarah panjang dalam menutupi risiko nyata bagi rakyatnya sendiri dan seluruh dunia," lanjut pernyataan Kementerian Perdagangan AS.

Komentar Menteri Ross dikecam oleh beberapa ekonom dan politisi. Salah satunya, anggota Kongres dari Partai Demokrat, Don Beyer, yang melontarkan sindiran dan kecaman via Twitter. (Baca juga: Singapura Melarang Masuk Seluruh Pelancong China )

"Penyakit membunuh ratusan adalah berbicara tentang cara-cara untuk menghasilkan uang darinya," tulis Beyer. "Entah bagaimana mereka selalu menemukan cara untuk menjadi lebih buruk."

Penasihat Perdagangan Gedung Putih Peter Navarro mengatakan pada hari Kamis bahwa Washington tidak akan membuat konsesi tarif ke Beijing, dan menjelaskan bahwa tarif ada di tempat karena China terlibat dalam subsidi besar-besaran yang tidak adil.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sudah mengumumkan keadaan darurat global ketika virus Corona baru menyebar ke lebih dari 20 negara lain.

Para analis mengatakan virus itu dapat merusak ekonomi China. Wabah ini telah memaksa perusahaan global termasuk raksasa teknologi, pembuat mobil, dan pengecer untuk sementara waktu ditutup di China setelah pihak berwenang memperpanjang liburan Tahun Baru Imlek dan memberlakukan larangan perjalanan besar di seluruh negeri.
(mas)
Berita Terkait
Cerita Dokter China...
Cerita Dokter China yang Temukan Virus Corona di Wuhan
Viral, Vlogger China...
Viral, Vlogger China Curiga Virus Corona Dibawa AS ke Wuhan
Bos Laboratorium Wuhan:...
Bos Laboratorium Wuhan: Asal Virus Corona Bukan dari Kami
Pentagon Tak Yakin COVID-19...
Pentagon Tak Yakin COVID-19 Berasal dari Laboratorium Wuhan
WHO Sebut Mustahil untuk...
WHO Sebut Mustahil untuk Menentukan Asal-usul Covid-19
Trump Stop AS Danai...
Trump Stop AS Danai WHO atas Tuduhan Salah Urus COVID-19
Berita Terkini
AS Kembalikan 2 Arca...
AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 ke Indonesia, Hasil Curian Douglas Latchford
34 menit yang lalu
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
1 jam yang lalu
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
2 jam yang lalu
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
3 jam yang lalu
Kebakaran Mengerikan...
Kebakaran Mengerikan Melanda Pub Bangkok, 27 Orang Tewas, 22 Kritis
3 jam yang lalu
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
4 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved