Kedubes Inggris di Brussels Turunkan Bendera UE pada Hari Brexit

Sabtu, 01 Februari 2020 - 05:01 WIB
Kedubes Inggris di Brussels...
Kedubes Inggris di Brussels Turunkan Bendera UE pada Hari Brexit
A A A
BRUSSELS - Bendera Uni Eropa (UE) diturunkan dari luar Kedutaan Besar (Kedubes) Inggris untuk Uni Eropa (UE) di Brussels pada Jumat (31/1), beberapa jam sebelum Inggris secara resmi meninggalkan UE setelah 47 tahun jadi anggota.

Seorang pria membuka jendela di lantai pertama gedung Kedubes dan menarik masuk simbol resmi UE, bendera dengan lingkaran 12 bintang dengan latar biru itu. Kini hanya ada bendera Inggris, Union Jack, yang berkibar di tiang tersebut.

Dengan Inggris keluar UE pada tengah malam waktu Brussels (2300 GMT), Inggris akan dianggap oleh UE sebagai negara ketiga dan Perwakilan Permanen untuk UE akan menjadi misi asing.

Pada Sabtu (1/2), plang nama di luar gedung Kedubes Inggris itu akan diganti dan sekarang akan disebut sebagai Misi Inggris untuk UE atau telah populer disebut "UKmissEU".

Kepergiaan Inggris dari UE itu disambut dengan beragam respon mulai dari gembira, marah dan tidak peduli. Brexit pun menjadi salah satu pukulan terbesar bagi upaya Eropa menyatukan negara-negara di benua itu setelah Perang Dunia II.

Para pemimpin paling berpengaruh di UE, Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden Prancis Emmanuel Macron menyebut Brexit sebagai momen sedih yang menjadi titik balik bagi Eropa. UE memperingatkan bahwa kepergiaan itu akan lebih buruk dibandingkan tetap menjadi anggota.

Dalam langkah geopolitik paling penting bagi Inggris sejak negara itu kehilangan kekaisarannya itu, Inggris harus mulai menentukan sendiri nasibnya bagi generasi mendatang.

Dengan Brexit, UE akan kehilangan 15% total ekonominya, negara dengan belanja militer terbesar dan pusat keuangan dunia di London.

Para pendukung Brexit pun membakar bendera UE di luar gedung Downing Street, tempat Perdana Menteri Inggris Boris Johnson tinggal. Beberapa pendukung UE yang melintas pun balas menghina para pendukung Brexit.

"Ini momen saat fajar terbit dan tirai diangkat dengan aksi baru. Ini momen pembaruan dan perubahan nasional yang nyata," papar Johnson.
(sfn)
Berita Terkait
Langgar Kesepakatan...
Langgar Kesepakatan Brexit, UE Seret Inggris ke Jalur Hukum
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Inggris Pisah dari UE,...
Inggris Pisah dari UE, Antara Optimisme dan Pesimisme
PM Inggris Bantah Berupaya...
PM Inggris Bantah Berupaya Batalkan Kesepakatan Brexit
Perdana Menteri Inggris...
Perdana Menteri Inggris Lupa Brexit Sudah Terjadi
PM Johnson: Inggris...
PM Johnson: Inggris Memilih Brexit Bukan Karena Tekanan Rusia
Berita Terkini
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
19 menit yang lalu
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
1 jam yang lalu
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
2 jam yang lalu
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
3 jam yang lalu
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
4 jam yang lalu
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved