Jumlah Pasukan AS Cedera Otak akibat Rudal Iran Jadi 64 Orang

Jum'at, 31 Januari 2020 - 13:28 WIB
Jumlah Pasukan AS Cedera...
Jumlah Pasukan AS Cedera Otak akibat Rudal Iran Jadi 64 Orang
A A A
WASHINGTON - Jumlah pasukan Amerika Serikat (AS) yang didiagnosis menderita cedera otak traumatis ringan setelah serangan rudal Iran awal bulan ini telah meningkat menjadi 64 orang. Angka ini merupakan data resmi Pentagon yang dirilis hari Kamis.

Angka-angka korban cedera telah berubah beberapa kali sejak serangan rudal Iran pada 8 Januari di dua pangkalan militer Irak yang digunakan AS dan koalisi internasional anti-ISIS. Presiden Donald Trump awalnya mengatakan tidak ada orang Amerika yang terluka dalam serangan balasan Iran atas kematian komandan Pasukan Quds, Jenderal Qassem Soleimani , oleh serangan drone Amerika di Baghdad beberapa hari sebelumnya.

Angka terbaru jumlah korban luka itu muncul beberapa hari setelah Pentagon memperbarui jumlah personel militer Amerika yang terluka dari 34 menjadi 50 orang. Dari mereka yang terluka, 39 di antaranya adalah anggota layanan militer aktif yang telah kembali bertugas.

Pejabat pertahanan memperingatkan jumlah itu bisa berubah karena gejala dapat berkembang kemudian. (Baca: Jenderal Soleimani Dibunuh, AS dan Iran di Ambang Perang Besar-besaran )

"Hal-hal ini juga komulatif," kata Jenderal Mark Milley, Ketua Kepala Staf Gabungan Militer AS dalam jumpa pers Pentagon, hari Kamis yang dilansir Fox News, Jumat (31/1/2020).

"Jadi, jika Anda mendapatkan beberapa gegar otak yang dapat bermanifestasi dengan sendirinya. Ini mungkin satu tahun, dua tahun. Kami masih dalam tahap diagnosis. Kami masih dalam tahap terapi untuk pasukan ini. Kami akan terus memantau mereka—selama sisa hidup mereka, sebenarnya," lanjut Jenderal Angkatan Dara Amerika tersebut.

Presiden Trump sendiri sempat meremahkan cedera diderita oleh puluhan pasukan AS akibat serangan belasan rudal balistik Iran di Pangkalan Udara Ain al-Asad dan Erbil di Irak.

"Saya tidak menganggap mereka cedera yang sangat serius dibandingkan dengan cedera lain yang pernah saya lihat," kata Trump kepada seorang wartawan di Swiss pekan lalu di mana ia menghadiri Forum Ekonomi Dunia di Davos.

"Saya telah melihat apa yang telah dilakukan Iran dengan bom pinggir jalan mereka untuk pasukan kami," lanjut Trump.
(mas)
Berita Terkait
Disurati Trump dengan...
Disurati Trump dengan Ancaman Aksi Militer, Ini Respons Ayatollah Khamenei
Diancam Trump, Khamenei...
Diancam Trump, Khamenei Perintahkan Iran Lanjutkan Pengembangan Rudal Canggih
Dalih Iran usai 11 Kapalnya...
Dalih Iran usai 11 Kapalnya Kepung Beberapa Kapal Perang AS
Trump Klaim Iran Ingin...
Trump Klaim Iran Ingin Menjadikannya Pemimpin Tertinggi Penerus Ayatollah Khamenei
11 Kapal Iran Kepung...
11 Kapal Iran Kepung Beberapa Kapal Perang AS dalam Jarak 9 Meter
Khamenei: Negosiasi...
Khamenei: Negosiasi dengan AS Tak akan Selesaikan Masalah Iran
Berita Terkini
Jenderal Iran Incar...
Jenderal Iran Incar Trump dan Netanyahu, Balas Dendam untuk Khamenei
14 menit yang lalu
Trump Ketar-ketir Nyawanya...
Trump Ketar-ketir Nyawanya Terancam, Sebut Iran Berencana Membunuhnya
46 menit yang lalu
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Beruntun, Ledakan Terjadi di Mana-mana
1 jam yang lalu
Siapa Adnan Al Jumaili?...
Siapa Adnan Al Jumaili? Wakil Menteri Perminyakan Iran yang Simpan Uang Korupsi di Galon dan Ditimbun di Tanah
4 jam yang lalu
4 Makna Bendera Merah...
4 Makna Bendera Merah di Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Balas Dendam untuk Picu Perang Meluas
5 jam yang lalu
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
7 jam yang lalu
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved