Trump Klaim Iran Ingin Menjadikannya Pemimpin Tertinggi Penerus Ayatollah Khamenei

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:50 WIB
loading...
Trump Klaim Iran Ingin...
Presiden AS Donald Trump klaim rakyat Iran ingin menjadikannya pemimpin tertinggi negara itu menggantikan Ayatollah Ali Khamenei. Foto/NDTV
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeklaim bahwa rakyat Iran ingin menjadikannya pemimpin tertinggi mereka, menggantikan Ayatollah Ali Khamenei yang meninggal dalam serangan hari pertama AS dan Israel. Namun, Trump menyatakan tidak tertarik untuk mengambil posisi tersebut.

Berbicara di acara penggalangan dana Partai Republik di Washington, Trump juga menegaskan kembali klaimnya bahwa Iran ingin mengakhiri perang yang hampir berlangsung selama sebulan. Dia bersikeras bahwa para pejabat di Teheran sedang bernegosiasi dengan Washington tetapi takut untuk mengakuinya karena khawatir akan pemberontakan di dalam negeri.

Baca Juga: Iran Ungkap 6 Negara Sahabat Bebas Lewat Selat Hormuz, Indonesia Tak Disebut

"Tidak pernah ada kepala negara yang kurang menginginkan pekerjaan itu daripada menjadi kepala Iran. Kami mendengar mereka dengan sangat jelas. Mereka berkata, 'Saya tidak menginginkannya. Kami ingin menjadikan Anda pemimpin tertinggi berikutnya'. Tidak, terima kasih. Saya tidak menginginkannya," kata Trump.

Sekadar diketahui, Iran telah menunjuk Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi Iran. Mojtaba adalah putra Ayatollah Ali Khamenei.

"Ngomong-ngomong, mereka sedang bernegosiasi, dan mereka sangat ingin mencapai kesepakatan, tetapi mereka takut mengatakannya karena mereka mengira akan dibunuh oleh rakyat mereka sendiri. Mereka juga takut akan dibunuh oleh kita," lanjut Trump, merujuk pada serangkaian pembunuhan tingkat tinggi di Iran yang telah menciptakan kekosongan kekuasaan di negara tersebut.

Gedung Putih juga menegaskan bahwa pembicaraan damai dengan Iran sedang berlangsung, meskipun Teheran secara terbuka menolak tawaran AS dan mengeluarkan syarat-syarat baru untuk mengakhiri perang yang telah menimbulkan malapetaka di Timur Tengah dan pasar global.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ukraina Ledakkan Kapal...
Ukraina Ledakkan Kapal Dagang Iran di Laut Kaspia, Rusia Peringatkan Ancaman Kyiv
Israel Perluas Zona...
Israel Perluas Zona Kuning, Paksa Ribuan Warga Gaza Mengungsi Lagi
Penerbangan Netanyahu...
Penerbangan Netanyahu ke AS Melintasi Wilayah Udara Negara-negara Anggota ICC
Trump Cueki Netanyahu,...
Trump Cueki Netanyahu, Tetap Akan Jual Jet Tempur Siluman F-35 AS ke Turki
4 Alasan Jepang Kini...
4 Alasan Jepang Kini Jadi Aliansi Terpenting AS di Asia, Garda Terdepan Melawan Rusia dan China
Rusia Diduga Bantu Iran...
Rusia Diduga Bantu Iran Gempur Pangkalan AS, Trump Akan Tanya Langsung Putin
Elon Musk Sebut AS 1.000%...
Elon Musk Sebut AS 1.000% Bakal Bangkrut: Utang Amerika Tembus Rp713.684 Triliun
Laporan Media: AS Rencanakan...
Laporan Media: AS Rencanakan Operasi Militer "Tercanggih" untuk Curi Stok Uranium Iran
AS-Iran Setop Perang,...
AS-Iran Setop Perang, Giliran Kelompok Pro-Iran Gempur Fasilitas Minyak Saudi
Rekomendasi
Berdesain Aerodinamis,...
Berdesain Aerodinamis, Toyota Corolla Versi Terbaru Siap Diperkenalkan
Official Poster My Chef...
Official Poster My Chef in Crime Resmi Dirilis, Sintya Marisca dan Deretan Cast Tampil Penuh Misteri
Wisudawan S3 Termuda...
Wisudawan S3 Termuda UGM Ungkap Perjuangan Raih Gelar Doktor, Lulus dengan IPK 3,99
Berita Terkini
Ukraina Ledakkan Kapal...
Ukraina Ledakkan Kapal Dagang Iran di Laut Kaspia, Rusia Peringatkan Ancaman Kyiv
Delegasi Hamas ke Mesir...
Delegasi Hamas ke Mesir untuk Pembicaraan Fase Selanjutnya Gencatan Senjata Gaza
Israel Perluas Zona...
Israel Perluas Zona Kuning, Paksa Ribuan Warga Gaza Mengungsi Lagi
Penerbangan Netanyahu...
Penerbangan Netanyahu ke AS Melintasi Wilayah Udara Negara-negara Anggota ICC
Trump Cueki Netanyahu,...
Trump Cueki Netanyahu, Tetap Akan Jual Jet Tempur Siluman F-35 AS ke Turki
4 Alasan Jepang Kini...
4 Alasan Jepang Kini Jadi Aliansi Terpenting AS di Asia, Garda Terdepan Melawan Rusia dan China
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved