Tambah Lagi, Virus Corona Sudah Membunuh 212 Orang di China

Jum'at, 31 Januari 2020 - 07:27 WIB
Tambah Lagi, Virus Corona...
Tambah Lagi, Virus Corona Sudah Membunuh 212 Orang di China
A A A
BEIJING - Jumlah orang di China yang meninggal akibat wabah virus Corona jenis baru, 2019-nCoV , bertambah lagi menjadi 212 orang. Jumlah ini akumulasi dari tambahan kematian di Hubei sebanyak 42 orang pada Jumat (31/1/2020).

Angka-angka terbaru ini muncul beberapa jam setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan darurat global atas patogen mematikan, yang telah menyebar ke sejumlah negara.

Komisi Kesehatan Provinsi Hubei mengatakan pada hari Jumat bahwa kematian akibat penyakit di provinsi itu mencapai 204 orang setelah ada tambahan 42 kematian terbaru. Selain itu, di Provinsi Hubei juga terdapat 1.220 kasus baru virus tersebut sehingga total kasus menjadi 5.806.

Sedangkan di seluruh China, jumlah kasus pada hari Kamis kemarin sudah mencapai lebih dari 7.000. (Baca: Bak Zombie, Para Korban Virus Wuhan di China Ambruk di Jalan-jalan )

Angka-angka terbaru menunjukkan bahwa jumlah kematian harian terus meningkat tajam, meskipun langkah-langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya diberlakukan terhadap wilayah Hubei seminggu yang lalu.

Pada hari Kamis, para pejabat kesehatan China melaporkan total 38 kematian terbaru secara nasional, semuanya kecuali satu dari mereka ditemukan di Hubei.

WHO awalnya meremehkan ancaman yang ditimbulkan oleh penyakit ini, tetapi merevisi penilaian risikonya setelah pembicaraan krisis pada hari Kamis.

"Kita semua harus bertindak bersama sekarang untuk membatasi penyebaran lebih lanjut...Kita hanya bisa menghentikannya bersama," kata Ketua WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam sebuah pengarahan di Jenewa, seperti dikutip Reuters. (Baca juga: WHO Deklarasikan Darurat Global saat Wabah Virus Corona Meluas )

Namun Ghebreyesus mengatakan pembatasan perjalanan dan perdagangan dengan China tidak perlu untuk membendung penyebaran virus, yang sekarang telah dikonfirmasi menyebar di lebih dari 15 negara lain.

Banyak negara telah mendesak warganya untuk tidak mengunjungi China sementara waktu. Beberapa negara juga telah melarang masuk para pelancong dari Kota Wuhan , Provinsi Hubei, tempat virus itu pertama kali muncul.

Virus ini mirip dengan patogen Sindrom Pernafasan Akut Parah (SARS). Wabah SARS juga muncul pertama kali di China dan pada akhirnya membunuh hampir 800 orang di seluruh dunia pada 2002-2003.
(mas)
Berita Terkait
Cerita Dokter China...
Cerita Dokter China yang Temukan Virus Corona di Wuhan
Viral, Vlogger China...
Viral, Vlogger China Curiga Virus Corona Dibawa AS ke Wuhan
Sebelum di Wuhan, Virus...
Sebelum di Wuhan, Virus Corona Ditemukan di Barcelona Maret 2019
Di Sidang PBB, Presiden...
Di Sidang PBB, Presiden China Ungkap Munculnya Virus Corona Akibat Kutukan
Usut Asal-usul Virus...
Usut Asal-usul Virus Corona, Tim Penyelidik WHO Tiba di Wuhan
Laboratorium Virus Wuhan...
Laboratorium Virus Wuhan Punya 3 Jenis Virus Corona
Berita Terkini
Ini Poin-poin Penting...
Ini Poin-poin Penting Kesepakatan AS-Iran, Diteken di Jenewa Jumat Mendatang
11 menit yang lalu
AS dan Iran Capai Kesepakatan,...
AS dan Iran Capai Kesepakatan, Perang Berakhir
41 menit yang lalu
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
2 jam yang lalu
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
4 jam yang lalu
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
6 jam yang lalu
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
8 jam yang lalu
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved