Rudal Iran Tak Tewaskan Pasukan AS, Jenderal IRGC: Itu Tak Penting

Senin, 13 Januari 2020 - 10:39 WIB
Rudal Iran Tak Tewaskan...
Rudal Iran Tak Tewaskan Pasukan AS, Jenderal IRGC: Itu Tak Penting
A A A
TEHERAN - Jenderal Hossein Salami, komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, mengatakan serangan 15 rudal terhadap dua pangkalan militer di Irak Rabu pekan lalu tidak bertujuan untuk membunuh pasukan Amerika Serikat (AS).

Dua pangkalan di Ain al-Assad dan Erbil yang digunakan militer Amerika dihujani belasan misil Iran sebagai awal dari balas dendam Iran atas kematian komandan Pasukan Quds, Jenderal Qassem Soleimani, oleh serangan udara Amerika di Baghdad. (Baca: Balas Dendam Iran Dimulai, Pangkalan AS di Irak Dibombardir )

Beberapa jam setelah serangan belasan rudal itu, pesawat Ukraine International Airlines jatuh dengan 176 orang tewas. Iran yang sebelumnya membantah menembak jatuh pesawat sipil itu pada akhirnya mengakuinya sebagai ketidaksengajaan.

"Tujuan kami bukan untuk membunuh tentara musuh. Itu tidak penting," kata Jenderal Salami kepada parlemen Iran pada hari Minggu, seperti dikutip dari Al Arabiya, Senin (13/1/2020).

Meski belasan rudal itu tidak menewaskan satu pun tentara Amerika, namun sistem pertahanan rudal Patriot AS tidak merespons serangan tersebut. Padahal, menurut beberapa pejabat militer Washington, sistem pertahanan pada saat itu dalam status aktif. (Baca juga: Jenderal Soleimani Dibunuh, AS dan Iran di Ambang Perang Besar-besaran )

Pada hari Minggu, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menyalahkan kehadiran AS dan sekutunya atas turbulensi wilayah Timur Tengah. Menurutnya, cara menghadapinya adalah dengan cara kerjasama semua negara regional.

Pernyataan Khamenei disampaikan saat bertemu Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani dan rombongannya di Teheran.

"Alasan situasi bergolak saat ini di wilayah kami adalah kehadiran si korup AS dan kelompoknya. Satu-satunya cara untuk menghadapi ini adalah dengan bergantung pada kerjasama di kawasan ini," kata Ayatollah Khamenei sebagaimana dikutip dari situs webnya.

"Situasi saat ini di kawasan menuntut—lebih dari sebelumnya—penguatan hubungan antara negara-negara di kawasan ini serta menghindari pengaruh induksi orang asing," ujarnya. "Iran telah berulang kali mengumumkan siap untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan negara-negara di kawasan ini."

Petinggi Republik Islam Iran itu mencatat bahwa hubungan ekonomi-politik Iran dan Qatar harus diperluas.

“Tentu saja, beberapa, terutama yang berada di kawasan dari sisi lain dunia, tidak menyukai hubungan yang lebih erat antara negara-negara regional. Tapi, ini bukan urusan mereka dan negara-negara regional tidak akan menerima dominasi dan intrusi," imbuh dia.

Dalam pertemuan itu, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani menyatakan bahwa dia sangat senang bertemu dengan Pemimpin Revolusi Islam tersebut. Dia membenarkan bahwa Asia Barat berada dalam situasi yang sangat sulit.

"Kami sepenuhnya setuju dengan pernyataan Anda mengenai perlunya peningkatan kerjasama di kawasan ini, dan kami yakin pembicaraan harus diselenggarakan di antara negara-negara di kawasan ini dalam skala yang lebih besar," katanya.
(mas)
Berita Terkait
Disurati Trump dengan...
Disurati Trump dengan Ancaman Aksi Militer, Ini Respons Ayatollah Khamenei
Khamenei Sebut Perang...
Khamenei Sebut Perang Timur Tengah Pecah Jika AS Menginvasi Iran, Ini Respons Trump
Diancam Trump, Khamenei...
Diancam Trump, Khamenei Perintahkan Iran Lanjutkan Pengembangan Rudal Canggih
Trump Kecam Harris Asyik...
Trump Kecam Harris Asyik Berpesta saat Timur Tengah Membara
Dalih Iran usai 11 Kapalnya...
Dalih Iran usai 11 Kapalnya Kepung Beberapa Kapal Perang AS
13 Rudal dan Drone Iran...
13 Rudal dan Drone Iran yang Bisa Hapus Pangkalan AS di Timur Tengah dari Peta
Berita Terkini
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
54 menit yang lalu
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
1 jam yang lalu
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
2 jam yang lalu
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
3 jam yang lalu
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
4 jam yang lalu
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
5 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved