Pesawat Ukraina Jatuh Dikira Serangan AS terhadap Iran

Kamis, 09 Januari 2020 - 06:33 WIB
Pesawat Ukraina Jatuh...
Pesawat Ukraina Jatuh Dikira Serangan AS terhadap Iran
A A A
TEHERAN - Penyebab jatuhnya pesawat Boeing 737 milik Ukraine International Airlines (UIA) di Teheran yang menewaskan 176 orang kemarin masih misterius. Warga Iran yang berada di sekitar lokasi kejadian sempat mengira bahwa tragedi adalah serangan militer Amerika Serikat (AS).

Sebuah video amatir hasil rekaman seorang pria lokal menunjukkan pesawat itu membuntuti kobaran api sebelum menukik ke darat dan meledak dalam bola api besar tak lama setelah pukul 06.00 pagi waktu setempat.

Din Mohammad Qassemi, seorang warga desa setempat yang menonton televisi mengaku mendengar ledakan hebat. Dia mengira negaranya sedang diserang AS ketika ledakan itu dia dengar. Dia lantas bersembunyi ke ruang bawah tanah. (Baca: Balas Dendam Iran Dimulai, Pangkalan AS di Irak Dibombardir )

“Semua rumah mulai bergetar. Ada kebakaran di mana-mana," kata Qassemi. "Awalnya saya pikir (Amerika) telah menghantam di sini dengan rudal dan (saya) pergi ke ruang bawah tanah sebagai tempat berlindung," ujarnya, seperti dikutip The Telegraph, Kamis (9/1/2020).

Pesawat jatuh tak lama setelah lepas landas dari Bandara Internasional Imam Khomeini, Teheran dan hendak menuju Kiev, Ukraina.

Banyak jasad, potongan-potongan pesawat terbang, dan barang-barang pribadi korban ditemukan di lokasi kecelakaan dekat desa Fedosiye, sekitar 10 mil dari bandara. (Baca juga: 176 Orang Tewas dalam Tragedi Jatuhnya Pesawat Ukraina di Iran )

Menurut manifes yang dirilis UIA, para korban termasuk 83 warga Iran dan 63 warga Kanada. Korban tewas lainnya adalah sepuluh warga Swedia, empat warga Afghanistan, tiga warga Jerman, dan sebelas warga Ukraina termasuk sembilan awak.

Iran kini menghadapi tekanan yang meningkat untuk menjelaskan apa yang terjadi dengan pesawat sipil tersebut. Terlebih tragedi itu terjadi beberapa jam setelah pasukan Iran melancarkan serangan 15 rudal terhadap dua pangkalan militer AS di Irak.

Iran menepis spekulasi bahwa pesawat itu jatuh akibat ditembak rudal. Namun, Teheran menegaskan tidak akan menyerahkan kotak hitam pesawat kepada Boeing di tengah memanasnya ketegangan antara Washington dengan Teheran.

Sebelumnya, Ukraina menarik pernyataan awal yang menghubungkan kecelakaan itu dengan kerusakan mesin dan mengesampingkan serangan teror. Tragedi itu memicu perebutan internasional untuk melakukan penyelidikan.
(mas)
Berita Terkait
Tembak Jatuh Pesawat...
Tembak Jatuh Pesawat Ukraina, Iran Salahkan Sistem Rudalnya
Seberapa Penting Timur...
Seberapa Penting Timur Tengah bagi Amerika Serikat?
Trump Kecam Harris Asyik...
Trump Kecam Harris Asyik Berpesta saat Timur Tengah Membara
Timur Tengah Kembali...
Timur Tengah Kembali Membara! Serangan Drone Iran Menarget Militer AS
Mengapa AS Pindahkan...
Mengapa AS Pindahkan Sistem Pertahanan Rudal Patriot dari Asia ke Timur Tengah dengan 73 Pesawat Kargo?
Timur Tengah Membara!...
Timur Tengah Membara! Rudal Iran Serang Arab Saudi, UEA, Bahrain dan Qatar
Berita Terkini
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
37 menit yang lalu
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
1 jam yang lalu
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
3 jam yang lalu
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
3 jam yang lalu
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
4 jam yang lalu
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
5 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved