Waspadai Serangan Drone Iran, Pasukan AS Siaga Tinggi

Selasa, 07 Januari 2020 - 22:34 WIB
Waspadai Serangan Drone...
Waspadai Serangan Drone Iran, Pasukan AS Siaga Tinggi
A A A
WASHINGTON - Pasukan Amerika Serikat (AS) dan baterai rudal pertahanan udara di Timur Tengah ditempatkan pada posisi siaga tinggi pada Senin malam. Situasi itu sebagai bentuk antisipasi atas kemungkinan serangan drone Iran ketika intelijen AS memperingatkan meningkatnya ancaman serangan terhadap AS.

Demikian laporan kantor berita CNN mengutip dua pejabat AS yang disitir Sindonews, Selasa (7/1/2020).

Peringatan itu mencerminkan meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran setelah serangan drone AS pekan lalu yang menewaskan jenderal top Iran, Qasem Soleimani. Para pejabat AS mengklaim serangan terhadap jenderal itu dilakukan untuk mencegah serangan "yang mungkin terjadi" di wilayah itu yang akan membahayakan nyawa warga Amerika. Namun sejauh ini mereka menolak memberikan rincian tentang laporan intelijen.

Intelijen AS juga telah mengamati bahwa Iran telah memindahkan peralatan militer, termasuk drone dan rudal balistiknya, selama beberapa hari terakhir. Para pejabat AS mengatakan gerakan itu mungkin merupakan upaya Iran untuk mengamankan senjatanya dari potensi serangan AS, atau menempatkan mereka dalam posisi untuk meluncurkan serangan mereka sendiri. (Baca: Rudal-rudal Iran Siaga Tinggi setelah AS Habisi Jenderal Soleimani )

"Ada indikasi bahwa kami perlu memantau ancaman bahkan lebih dekat daripada yang sudah dilakukan," kata salah satu pejabat AS, mengacu pada keadaan siaga tinggi pada Senin malam.

"Semua baterai (rudal) Patriot dan pasukan di daerah siaga tinggi terhadap ancaman serangan yang akan segera terjadi," pejabat AS lainnya memberikan gambaran situasi di lapangan.

Kedua pejabat itu mengatakan Iran telah memasang rudal pada dronenya yang telah digunakan dalam serangan lain, termasuk serangan signifikan pada instalasi minyak Saudi tahun lalu. Sementara pasukan AS sudah dalam siaga tinggi selama beberapa hari, mereka bahkan lebih waspada pada Senin malam.

Berdasarkan laporan intelijen, AS mengawasi potensi serangan khusus terhadap lokasi AS di Irak, Kuwait, Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Yordania. Pada hari Senin, Administrasi Maritim AS mengeluarkan peringatan kepada kapal-kapal komersial yang beroperasi di Timur Tengah bahwa masih ada kemungkinan tindakan Iran terhadap kepentingan maritim AS di kawasan itu.

Keputusan untuk membunuh Soleimani telah menyulut krisis baru antara AS dan Iran. Dalam sebuah wawancara dengan CNN, Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif menyebut serangan drone AS sebagai tindakan "terorisme negara."

"Ini adalah tindakan agresi terhadap Iran dan merupakan serangan bersenjata terhadap Iran, dan kami akan merespons. Tetapi kami akan merespons secara proporsional bukan secara tidak proporsional," katanya.

"Kami akan merespons secara sah. Kami bukan orang yang tidak melanggar hukum seperti Presiden Trump," cetusnya.

Kemudian pada Selasa pagi, penasihat keamanan nasional Robert O'Brien mengatakan AS memiliki intelijen yang mengarah ke pembunuhan Soleimani bahwa para diplomat, fasilitas, dan personel militer Amerika berada dalam risiko serangan.

"Dia berencana untuk membunuh, untuk menyerang fasilitas Amerika dan diplomat, tentara, pelaut, penerbang dan Marinir (yang) berada di fasilitas itu," kata O'Brien di Gedung Putih.

O'Brien tidak akan memberikan rincian tambahan tentang ancaman itu. Ia hanya mengatakan bahwa AS memiliki bukti kuat dan data intelijen yang kuat.

Ditekan apakah akan terus ada ancaman, O'Brien berkata, "Saya pikir orang Iran berbicara tentang pembalasan setiap hari di sumber terbuka dan kami mengawasinya dan kami menanggapinya dengan sangat serius."
(ian)
Berita Terkait
Seberapa Penting Timur...
Seberapa Penting Timur Tengah bagi Amerika Serikat?
Trump Kecam Harris Asyik...
Trump Kecam Harris Asyik Berpesta saat Timur Tengah Membara
Iran Akan Pertimbangkan...
Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
Elon Musk Bertekad Damaikan...
Elon Musk Bertekad Damaikan Iran dengan Amerika Serikat
6 Alasan Amerika Serikat...
6 Alasan Amerika Serikat Takut pada Potensi Senjata Nuklir Iran
Rouhani: Semua Negara...
Rouhani: Semua Negara Timur Tengah Harus Usir Pasukan AS
Berita Terkini
9 Fakta Diplomasi Ayat...
9 Fakta Diplomasi Ayat Suci Al-Quran pada Pemakaman Khamenei, Kirim Sinyal Bedakan Siapa Sekutu dan Musuh
24 menit yang lalu
Kenapa Para Jenderal...
Kenapa Para Jenderal Iran Bersumpah Akan Balas Dendam atas Kematian Khamenei?
1 jam yang lalu
Trump Telepon Putin...
Trump Telepon Putin pada Hari Kemerdekaan AS selama 1,5 Jam, Ini 5 Topik yang Dirundingkan
3 jam yang lalu
Meski Ada Ancaman, Kedubes...
Meski Ada Ancaman, Kedubes Iran Ucapkan Terima Kasih kepada Delegasi yang Hadiri Pemakaman Khamenei
7 jam yang lalu
AS Tebar Ancaman ke...
AS Tebar Ancaman ke Banyak Negara agar Tidak Kirim Delegasi ke Pemakaman Khamenei, Apakah Efektif?
8 jam yang lalu
Goyang Dominasi AS dan...
Goyang Dominasi AS dan Sekutunya di Asia, China dan Rusia Gelar Latihan Perang
9 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved