Parlemen Irak Gelar Pertemuan Darurat Bahas Kelanjutan Kehadiran Pasukan AS

Minggu, 05 Januari 2020 - 22:51 WIB
Parlemen Irak Gelar...
Parlemen Irak Gelar Pertemuan Darurat Bahas Kelanjutan Kehadiran Pasukan AS
A A A
BAGHDAD - Parlemen Irak akan mengadakan sidang luar biasa untuk membahas kehadiran pasukan Amerika Serikat (AS). Sejumlah anggota parlemen mengatakan, mereka akan mendorong pemungutan suara pada resolusi yang mengharuskan pemerintah untuk meminta penarikan pasukan AS dari Irak.

Pertemuan ini digelar dua hari setelah AS melakukan serangan udara yang menewaskan komandan Pasukan Quds Korps IRGC, Qassem Soleimani dan wakil kepala kelompok Hashd al-Shaabi di dekat bandara Baghdad.

"Tidak perlu kehadiran pasukan Amerika setelah mengalahkan ISIS. Kami memiliki Angkatan Bersenjata kami sendiri yang mampu melindungi negara," kata Ammar al-Shibli, seorang anggota Komite Hukum Parlemen Irak, seperti dilansir Reuters pada Minggu (5/1/2020).

Sebelumnya, Dewan Keamanan Nasional Irak telah menyarankan agar Baghdad dapat meminta Washington untuk menarik pasukan dari negara itu. Mengutuk serangan terhadap Soleimani, dewan itu menyatakan bahwa serangan tersebut melanggar kedaulatan negara.

Dikatakan, serangan AS telah melampaui persyaratan untuk kehadiran pasukan Washington di Irak. Dewan itu lalu menyerukan Parlemen Irak untuk mengadakan sesi darurat mengenai masalah itu, untuk membuat keputusan tentang apakah akan mengakhiri kehadiran militer AS di negara itu.
(esn)
Berita Terkait
Apakah Iran dan Irak...
Apakah Iran dan Irak Bermusuhan?
5 Perbedaan Negara Irak...
5 Perbedaan Negara Irak dan IranĀ 
Irak Bisa Terjerumus...
Irak Bisa Terjerumus ke Dalam Konflik Jangka Panjang, Mengapa?
PBB Desak Para Pemimpin...
PBB Desak Para Pemimpin Irak Akhiri Perebutan Kekuasaan
Timur Tengah Membara,...
Timur Tengah Membara, G7 Tegaskan Dukungan untuk Ukraina
Konflik dengan Irak,...
Konflik dengan Irak, Kuwait Wajibkan Anak Muda Ikut Wajib Militer
Berita Terkini
Drone Kamikaze Rusia...
Drone Kamikaze Rusia Hujani Kapal dan Pelabuhan Ukraina
29 menit yang lalu
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
1 jam yang lalu
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar 2 Masjid Bersejarah di Tepi Barat, Hamas: Lanjutkan Jalan Perlawanan
2 jam yang lalu
Setelah 13 Hari Menyerang...
Setelah 13 Hari Menyerang Iran, Trump Tunda Invasi Udara, Ini 5 Pertimbangannya
3 jam yang lalu
30.000 Tentara Korea...
30.000 Tentara Korea Utara Akan Dikirim ke Perang Ukraina
4 jam yang lalu
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
5 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved