Meski Ditolak, Sydney Tetap Rayakan Tahun Baru dengan Kembang Api Megah

Selasa, 31 Desember 2019 - 20:50 WIB
Meski Ditolak, Sydney...
Meski Ditolak, Sydney Tetap Rayakan Tahun Baru dengan Kembang Api Megah
A A A
SYDNEY - Sydney, Australia sudah merayakan Tahun Baru 2020. Pemerintah kota Sydney, Australia tetap menampilkan pesta kembang api megah, meski adanya penolakan dari berbagai pihak pada malam pergantian tahun. Sydney adalah salah satu kota yang sudah terlebih dahulu merayakan malam pergantian tahun.Melansir Sydney Morning Herald pada Selasa (31/12/2019), lebih dari 100.000 kembang dilepaskan ke langit di atas Sydney Harbour pada tengah malam. Tak kurang dari 1 juta orang berkerumun di sepanjang tepi pantai dan tempat-tempat lain di seluruh kota.Wali kota Sydney, Clover Moore, Perdana Menteri New South Wales Gladys Berejiklian dan Perdana Menteri Austraia Scott Morrison membela keputusan Sydney untuk meneruskan acara tersebut meskipun ada seruan berkelanjutan dari anggota masyarakat dan beberapa menteri kabinet negara bagian untuk membatalkannya.Para anggota masyarkat dan menteri kabinet itu mengatakan, pesat kembang api seharusnya tidak dilakukan untuk menghormati warga Australia yang telah kehilangan rumah dan anggota keluarga dalam kebakaran hutan yang melandan negara itu.Sebelum Australia, sejumlah negara lain yang telah mengalami malam pergantian tahun adalah Samoa, Fiji dan beberapa negara lain yang berada di wilayah Pasifik. Sydney sendiri memiliki perbedaan waktu empat jam lebih cepat dibandingkan dengan Indonesia.
(esn)
Berita Terkait
Anthony Albanese, Tokoh...
Anthony Albanese, Tokoh Kelas Pekerja yang Jadi PM Australia Terpilih
Mertens dan Sabalenka...
Mertens dan Sabalenka Juarai Ganda Putri Australia Open 2021
Kunjungan Danielle Wood...
Kunjungan Danielle Wood Perkuat Kerja Sama Ekonomi Indonesia–Australia
Cendekiawan Muda RI...
Cendekiawan Muda RI di Australia Sumbang Ide Wujudkan Indonesia 4.0
Banjir Besar Landa Sydney,...
Banjir Besar Landa Sydney, Ribuan Orang Diminta Mengungsi
Australia Menyadari...
Australia Menyadari Konsumen China Tak Tergantikan Usai 30 Bulan Konflik
Berita Terkini
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
1 jam yang lalu
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
4 jam yang lalu
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
5 jam yang lalu
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
6 jam yang lalu
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
7 jam yang lalu
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
8 jam yang lalu
Infografis
5 Negara dengan Umat...
5 Negara dengan Umat Islam Terbanyak di Dunia Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved