Mahathir: Asing Ingin Negara-negara Muslim Saling Berkelahi

Jum'at, 20 Desember 2019 - 04:37 WIB
Mahathir: Asing Ingin...
Mahathir: Asing Ingin Negara-negara Muslim Saling Berkelahi
A A A
KUALA LUMPUR - Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengatakan beberapa negara asing ingin melihat negara-negara Muslim saling berkelahi sehingga tidak akan pernah jadi negara kuat. Pemimpin Malaysia ini menyerukan seluruh negara Muslim untuk memperkuat diri dan mandiri agar dapat melawan intervensi asing terhadap urusan internal mereka.

"Akan selalu ada gangguan dari negara lain," katanya saat sesi tanya jawab di Kuala Lumpur Summit, hari Kamis.

“Semua kekuatan besar ingin memengaruhi apa pun yang terjadi di negara kita. Tetapi bagi kita untuk melawan. Dan bagi kita untuk melawan, kita harus kuat dan mandiri," ujarnya, seperti dikutip dari Bernama, Jumat (20/12/2019).

Mahathir, yang jadi tuan rumah Kuala Lumpur Summit, menunjukkan bahwa ketergantungan pada negara-negara kuat atas bantuan dana, misalnya, juga membuat negara-negara yang bergantung itu menjadi negara yang rentan terhadap pengaruh eksternal.

"Apa yang kita lihat hari ini adalah terlalu banyak ketergantungan pada negara-negara yang kuat ini atas dana, atas peralatan, bahkan atas kehidupan kita. Supaya bisa mandiri, kita harus melawan pengaruh negara-negara asing yang ingin melihat kita saling bertarung sehingga kita tidak akan pernah kuat," paparnya.

Pada masalah lain, Mahathir meminta negara-negara Muslim untuk menyelesaikan masalah atau konflik melalui negosiasi dan arbitrasi atau bahkan melalui pengadilan.

Dia mengatakan menggunakan kekerasan, seperti perang, tidak akan pernah menyelesaikan masalah karena tindakan seperti itu hanya akan mengakibatkan kematian dan kehancuran.

"Jauh lebih baik berdiskusi. Jika Anda menganggap kita semua Muslim sebagai saudara, cara yang lebih baik untuk menyelesaikan (perselisihan apa pun) adalah bernegosiasi dengan tenang dan tidak membiarkan emosi kita, perasaan kita memengaruhi kita sampai pada titik di mana kita tidak dapat melihat alasan sama sekali," katanya.

“Kita harus menolak untuk berperang dan pergi berperang tetapi sebaliknya bernegosiasi dan menengahi,” imbuh Mahathir.
(mas)
Berita Terkait
Tua-tua Keladi, Mahathir...
Tua-tua Keladi, Mahathir Mohamad Bentuk Parti Pejuang Tanah Air
Masuk Rumah Sakit, Mahathir...
Masuk Rumah Sakit, Mahathir Mohammad Lakukan Pemeriksaan Medis dan Observasi
Mantan PM Malaysia Najib...
Mantan PM Malaysia Najib Razak Terbebas dari Jeratan Korupsi
Mahathir Mohamad Dikeluarkan...
Mahathir Mohamad Dikeluarkan dari Partainya Sendiri
Mahathir: Pemimpin Partai...
Mahathir: Pemimpin Partai Pribumi Bersatu Berpaling dari Janji Mereka
Diusir Partainya Sendiri,...
Diusir Partainya Sendiri, Mahathir Melawan
Berita Terkini
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
1 jam yang lalu
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
1 jam yang lalu
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
2 jam yang lalu
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
4 jam yang lalu
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
5 jam yang lalu
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
5 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved