Kapal Mata-mata Rusia Beroperasi di Lepas Pantai AS

Selasa, 17 Desember 2019 - 17:20 WIB
Kapal Mata-mata Rusia...
Kapal Mata-mata Rusia Beroperasi di Lepas Pantai AS
A A A
WASHINGTON - Sebuah kapal mata-mata Rusia kembali ke perairan internasional di lepas pantai tenggara Amerika Serikat (AS). Dua pejabat AS mengatakan kapal mata-mata Rusia beroperasi dengan cara yang tidak aman.

"Kapal mata-mata Rusia, Viktor Leonov, telah berlayar di lepas pantai Carolina Selatan dan Florida dalam beberapa hari terakhir," ujar seorang pejabat AS seperti dikutip dari CNN, Selasa (17/12/2019).

Pejabat itu menambahkan bahwa tindakan kapal itu dipastikan tidak aman karena tidak menggunakan lampu yang menyala di cuaca yang rendah visibilatasnya dan tidak menanggapi seruan dari kapal komersil yang berusaha untuk mengetahui posisinya guna membantu menghindari potensi kecelakaan.

Pejabat itu mengatakan kapal mata-mata kelas Vishnya itu juga terlibat dalam "manuver tak menentu lainnya."

Seorang pejabat Penjaga Pantai AS mengatakan kepada CNN bahwa Penjaga Pantai menyiarkan "Buletin Informasi Keselamatan Laut" untuk memperingatkan pelaut di daerah itu tentang keberadaan kapal Rusia dan perilakunya.

Seorang pejabat pertahanan mengatakan kepada CNN bahwa kapal Angkatan Laut AS USS Mahan, sebuah kapal perusak kelas Arleigh Burke, beroperasi dekat dengan kapal Rusia itu.

Viktor Leonov secara teratur berpatroli di perairan internasional di sepanjang pantai timur AS, yang dilakukannya setiap tahun sejak 2015.

Kapal Rusia itu juga secara rutin beroperasi di Karibia, termasuk Kuba serta Trinidad dan Tobago.

Kehadiran kapal Rusia di lepas pantai AS terjadi ketika kapal perusak berpeluru kendali Angkatan Laut AS kelas Arleigh Burke, USS Ross mengunjungi Constanta, Rumania, Senin untuk apa yang oleh Angkatan Laut sebut sebagai "kunjungan pelabuhan terjadwal." Kunjungan itu bagian dari upaya AS untuk meningkatkan kemampuan kehadirannya di Laut Hitam dan mendukung mitra regional seperti negara sekutunya di NATO, Rumania.

Rusia telah meningkatkan kehadiran militernya di daerah itu sejak merebut Crimea dari Ukraina pada 2014 dan secara teratur membayangi kapal perang Amerika ketika mereka beroperasi di Laut Hitam.

"Crimea benar-benar kurang lebih, menurut orang-orang masyarakat sipil kami, telah menjadi sebuah kamp bersenjata," kata Asisten Menteri Luar Negeri AS untuk Demokrasi, Hak Asasi Manusia, dan Buruh Rob Destro, kepada wartawan ketika ia membahas "Militerisasi Crimea."

Ketegangan antara Moskow dan Washington tetap tinggi. Hanya beberapa hari yang lalu Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengunjungi Gedung Putih dan berulang kali mengangkat kekhawatiran Rusia tentang AS yang berpotensi membongkar perjanjian senjata nuklir terakhir yang tersisa di antara kedua kekuatan, sebuah langkah yang dapat menyalakan kembali perlombaan senjata AS-Rusia.
(ian)
Berita Terkait
Hubungan Amerika Serikat...
Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Dikabarkan Retak
Fakta Perang Hibrida...
Fakta Perang Hibrida Amerika Serikat-Rusia
Perbandingan Wagner...
Perbandingan Wagner Rusia dan Blackwater Amerika Serikat
Pejabat Rusia yang Dilarang...
Pejabat Rusia yang Dilarang Masuk ke Amerika Serikat
Amerika Serikat: Iran...
Amerika Serikat: Iran Sekarang Beking Militer Utama Rusia
Campur Tangan Amerika...
Campur Tangan Amerika Serikat dalam Perang Rusia-Ukraina
Berita Terkini
Sidang Pemakzulan Digelar,...
Sidang Pemakzulan Digelar, Nasib Wakil Presiden di Ujung Tanduk
33 menit yang lalu
Seruan Bunuh Trump Menggema...
Seruan 'Bunuh Trump' Menggema dalam Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
1 jam yang lalu
Rudal-rudal Rusia Hujani...
Rudal-rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina Jelang KTT NATO, 8 Orang Tewas
2 jam yang lalu
7 Pemakaman Pemimpin...
7 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Kepala Negara Terbanyak, Nomor 1 Pecahkan Rekor Dunia
2 jam yang lalu
Didatangi Jutaan Pelayat,...
Didatangi Jutaan Pelayat, Ini Latar Belakang Ali Khamenei sebagai Keturunan Nabi Muhammad SAW
2 jam yang lalu
Usai Zionis Hancurkan...
Usai Zionis Hancurkan Patung Yesus, Netanyahu Klaim Desa Kristen Lebanon Minta Dicaplok Israel agar Dilindungi
3 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved