Pro-Israel, Brazil Akan Pindahkan Kedutaannya ke Yerusalem 2020

Senin, 16 Desember 2019 - 07:57 WIB
Pro-Israel, Brazil Akan...
Pro-Israel, Brazil Akan Pindahkan Kedutaannya ke Yerusalem 2020
A A A
YERUSALEM - Pemerintah Brazil akan memindahkan Kedutaan Besar (Kedubes)-nya di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem pada 2020. Relokasi ini sebagai bentuk dukungan dan pengakuan kota suci itu sebagai Ibu Kota Israel.

Rencana relokasi kedutaan itu disampaikan putra presiden yang juga Ketua Komite Parlemen Brazil untuk Urusan Internasional, Eduardo Bolsonaro, pada hari Minggu. Dia memastikan bahwa ayahnya, Presiden Jair Bolsonaro akan menjalankan relokasi tersebut.

"Seperti kata ayah saya, Kedutaan Besar Brazil akan pindah ke Yerusalem. Ini bukan sesuatu yang luar biasa. Itu seharusnya menjadi hal yang wajar dan normal," katanya pada pembukaan kantor Brazilian Trade and Investment Promotion Agency (APEX) di Yerusalem pada hari Minggu.

"Anda memiliki argumen politik, Anda memiliki argumen historis. Anda memiliki banyak argumen untuk mengakui bahwa Yerusalem adalah ibu kota Anda. Jadi kita tidak akan melakukan sesuatu yang luar biasa. Kami melakukan hal yang normal untuk mengakui ibu kota Anda," ujarnya, seperti dikutip Times of Israel, Senin (16/12/2019).

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyambut baik komitmen Brazil yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

"Pembukaan kantor APEX di sini di Yerusalem adalah bagian dari sesuatu yang telah kami sepakati dalam pengetatan hubungan antara Israel dan BraZil. Dan di sini terjadi hari ini sebagai bagian dari komitmen Presiden Bolsonaro untuk membuka kedutaan di Yerusalem tahun depan," kata Netanyahu.

Kantor Pers Netanyahu melalui Facebook mengonfirmasi pertemuan Netanyahu dan putra Bolsonaro tersebut. Dalam pertemuan itu, Eduardo Bolsonaro juga memberikan ponselnya kepada Netanyahu untuk berbicara langsung dengan Presiden Bolsonaro.

"Saya bersama Presiden Jair Bolsonaro sebelum saya datang ke sini...Dia akan memindahkan kedutaan ke Yerusalem. Dia akan melakukan itu. Kami ingin melakukan pemindahan ke Yerusalem, tidak hanya untuk Brazil, tetapi untuk menjadi contoh bagi sisa Amerika Latin (lainnya)," ujar Eduardo Bolsonaro.

Baik Israel dan Palestina melihat Yerusalem sebagai ibu kota mereka, dan status kota suci telah lama dianggap sebagai masalah yang harus diselesaikan melalui proses perdamaian kedua pihak.

Amerika Serikat menjadi negara pertama yang mengakui kota suci itu sebagai Ibu Kota Israel. Pada Mei tahun lalu, Washington mengumumkan bahwa mereka akan merelokasi Kedutaan Besar-nya di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem, yang memicu reaksi kemarahan global.

Brazil, Honduras, Republik Ceko, Guatemala dan Nauru mengikuti langkah AS dengan mengakui kota yang disengketakan itu sebagai Ibu Kota Israel yang tidak terbagi.
(mas)
Berita Terkait
PM Israel Netanyahu...
PM Israel Netanyahu Melawan Seruan AS soal Pembentukan Negara Palestina
Israel Siap Caplok Lembah...
Israel Siap Caplok Lembah Jordan, Orang Palestina Tak Diberi Kewarganegaraan
Netanyahu: Jika Israel...
Netanyahu: Jika Israel Kalah Perang, Amerika Berikutnya
Profil Yair Netanyahu,...
Profil Yair Netanyahu, Anak Benjamin Netanyahu yang Kecam Tentara Israel dan Tolak Ikut Perang di Gaza
Senator AS Ancam Tindakan...
Senator AS Ancam Tindakan Militer terhadap ICC setelah Keluarkan Surat Perintah Penangkapan Netanyahu
Kesal Didemo, Netanyahu...
Kesal Didemo, Netanyahu Sebut Penentang Israel Orang Idiot yang Didanai Iran
Berita Terkini
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
1 jam yang lalu
Iran Akui Melakukan...
Iran Akui Melakukan Kesalahan Menembaki Kapal Tanker di Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
2 jam yang lalu
Bagaimana Rencana Baru...
Bagaimana Rencana Baru Iran Bunuh Trump Terungkap?
3 jam yang lalu
AS dan Iran Akan Kembali...
AS dan Iran Akan Kembali ke Meja Perundingan, tapi Trump punya 1 Syarat, Apa Itu?
4 jam yang lalu
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
5 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved