Protes Pecah Saat India Dorong RUU Kewarganegaraan Kontroversial

Selasa, 10 Desember 2019 - 15:01 WIB
Protes Pecah Saat India...
Protes Pecah Saat India Dorong RUU Kewarganegaraan Kontroversial
A A A
MUMBAI - Ratusan demonstran turun ke jalanan di India saat pemerintahan Perdana Menteri (PM) Narendra Modi mengajukan Rancangan Undang-undang (RUU) di parlemen yang akan memberi kewarganegaraan pada minoritas non-Muslim dari tiga negara bagian.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) India Amit Shah mengajukan RUU Amandemen Kewarganegaraan (CAB) di majelis rendah India yang memicu debat. Partai-partai oposisi menentang RUU yang menciptakan dasar hukum untuk memberi kewarganegaraan India berdasarkan agama. RUU itu akan menjadi yang pertama kali untuk jenis tersebut.

RUU itu awalnya dikenalkan pada 2016 selama periode pertama pemerintahan Modi tapi dihentikan setelah muncul unjuk rasa. RUU itu mengusulkan memberi kewarganegaraan India pada non-Muslim yang datang ke India dari Bangladesh, Pakistan dan Afghanistan sebelum 2015.

Para politisi oposisi dan demonstran di beberapa kota India menyatakan RUU itu sangat diskriminatif terhadap Muslim dan melanggar konstitusi sekuler India.

Shah dan Partai Bharatiya Janata yang dipimpin Modi menyatakan RUU itu diperlukan. "Di tiga negara bagian itu, pemeluk Hindu, Budha, Sikh, Jain, Parsi, dan Kristen, pengikut enam agama itu telah lama tertekan," tutur Shah sebelum RUU itu dibahas parlemen.

Namun pengunjuk rasa di Assam memblokir jalan, membakar ban dan menulis slogan menentang RUU itu. Pertokoan, bisnis, lembaga pendidikan dan keuangan tutup akibat unjuk rasa.

"Kami akan berjuang dan menentang RUU itu hingga tetes terakhir darah kami," tegas penasehat Persatuan Pelajar Seluruh Assam Samujjal Bhattacharya pada Reuters.
(sfn)
Berita Terkait
Banjir Lumpur Kubur...
Banjir Lumpur Kubur Truk di Sikkim India, 100 Warga Hilang
Banjir Terjang India,...
Banjir Terjang India, Lebih dari 60 Orang Tewas
Ritual Magh Mela, Pemandian...
Ritual Magh Mela, Pemandian Suci untuk Penebusan Dosa Bagi Umat Hindu di India
Jelang Hari Republik,...
Jelang Hari Republik, Tentara India Gelar Latihan Parade di New Delhi
Bukan Pesawat AS atau...
Bukan Pesawat AS atau Rusia, India Akhirnya Setujui Pembelian Jet Tempur Senilai Rp123 Triliun
Longsor di Manipur India,...
Longsor di Manipur India, Belasan Orang Tewas
Berita Terkini
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
1 jam yang lalu
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
1 jam yang lalu
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
2 jam yang lalu
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
3 jam yang lalu
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
5 jam yang lalu
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
6 jam yang lalu
Infografis
Daftar 23 Kombes Pol...
Daftar 23 Kombes Pol Pecah Bintang pada Mutasi Polri Mei 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved