Lawan Pembakaran, Kelompok Muslim Norwegia Bagikan 10.000 Alquran

Kamis, 05 Desember 2019 - 15:15 WIB
Lawan Pembakaran, Kelompok...
Lawan Pembakaran, Kelompok Muslim Norwegia Bagikan 10.000 Alquran
A A A
OSLO - Tiga organisasi Muslim di Norwegia bersiap untuk membagi-bagikan 10.000 salinan kitab suci Alquran di beberapa stan di ibu kota negara tersebut. Aksi itu sebagai perlawanan terhadap pembakaran salinan kitab suci tersebut oleh kelompok Stop Islamisation of Norway (SIAN) dalam demonstrasi dua pekan lalu.

Rencana pembagian kitab suci umat Islam itu bertujuan untuk menunjukkan kepada semua pihak tentang ajaran cinta yang terkandung dalam Alquran. Dengan mengetahui ajaran itu, tindakan pembakaran tidak akan terjadi lagi.

Tiga organisasi yang bersiap membagi-bagikan kitab suci tersebut antara lain Asosiasi Seni dan Budaya Muslim Norwegia, Asosiasi Sastra Islam, dan Masjid Minhaj-ul-Quran di Oslo.

Selain beberapa stan di Ibu Kota Norwegia, Oslo, sasaran pembagian kitab suci yang direncanakan adalah stan-stan di Bergen. Mengutip laporan surat kabar Vart Land, Kamis (5/12/2019), Bergen dipandang sebagai kota terbesar kedua di Norwegia dan terkadang dipandang sebagai ibu kota budaya bangsa.

Distribusi Alquran akan didanai oleh tiga organisasi tersebut, serta sumbangan dari perorangan.

"Saya percaya banyak orang ingin tahu tentang apa isi Alquran dan apa yang diperjuangkan umat Islam. Kami berharap proyek ini dapat membantu menghilangkan demistifikasi konten Alquran," kata Hamza Ansari, anggota dewan masjid Norwegia-Pakistan Minhaj-ul-Quran di Oslo, kepada VĂ¥rt Land.

Menurut Asosiasi Sastra Islam, Alquran mengajarkan bagaimana menunjukkan cinta dan menyebarkan pengetahuan. "Ini dipandang sebagai kendaraan yang efektif melawan kebencian dan rasisme," ujarnya.

Ide serupa dikemukakan oleh mantan Menteri Kebudayaan Hadia Tajik, Muslim pertama yang bertugas di pemerintah Norwegia. Pada tahun 2014, ketika kelompok ISIS mengalami masa kejayaan, dia mengusulkan untuk memberikan Alquran kepada para pemuda Muslim sebelum para ekstremis "meracuni" pemikiran mereka.

Pembakaran salinan Alquran di Kristiansand dua pekan lalu telah memicu perdebatan sengit di Norwegia mengenai batas antara kebebasan berbicara dan kebencian agama. Aksi SIAN itu telah memicu kemarahan komunitas Muslim di Pakistan dan Turki.

Kelompok SIAN yang membakar salinan kitab suci itu merupakan sebuah organisasi yang didirikan pada awal 2000-an untuk menghentikan penyebaran Islam. Setelah insiden dua pekan lalu, SIAN berjanji akan menyiarkan tayangan ulang pembakaran Alquran, sembari menekankan bahwa mereka siap untuk berdebat.

Jumlah warga Muslim saat ini sekitar 5,7 persen dari populasi Norwegia. Jumlah warga Muslim itu bertambah seiring dengan imigrasi massal selama beberapa dekade terakhir.
(mas)
Berita Terkait
Turki dan Pakistan Bangun...
Turki dan Pakistan Bangun Kapal Perang Canggih Penyeimbang Kekuatan
Turki Tidak akan Hadiri...
Turki Tidak akan Hadiri Pertemuan Penting NATO di Norwegia
Risiko Perjuangan Erdogan...
Risiko Perjuangan Erdogan Mendukung Pakistan, Boikot Turki Menggema di India
Perdana Menteri Pakistan...
Perdana Menteri Pakistan Puji Pembukaan Kembali Hagia Sophia sebagai Masjid
Turki Kirim Kapal Perang...
Turki Kirim Kapal Perang dan Pesawat Hercules ke Pakistan, Ini 3 Bukti Keterlibatan Tanah Empat Musim
Respons Pemimpin Dunia...
Respons Pemimpin Dunia atas Operasi Sindoor, Turki: Perang Habis-habisan Terbuka Lebar
Berita Terkini
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
56 menit yang lalu
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
1 jam yang lalu
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
2 jam yang lalu
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
2 jam yang lalu
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
3 jam yang lalu
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
3 jam yang lalu
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved