Rudal Hipersonik Kinzhal Rusia Diuji Coba di Medan Baku Arktik

Senin, 02 Desember 2019 - 09:23 WIB
Rudal Hipersonik Kinzhal...
Rudal Hipersonik Kinzhal Rusia Diuji Coba di Medan Baku Arktik
A A A
MOSKOW - Rudal hipersonik Kinzhal Rusia telah diuji coba di medan yang beku di Arktik atau Kutub Utara. Misil yang diluncurkan dari udara ini berhasil mengahntan target berbasis darat dalam tes perdana untuk medan seperti itu.

Sumber industri pertahanan setempat mengatakan kepada kantor berita TASS bahwa uji coba itu telah dilakukan secara rahasia pada pertengahan November di wilayah Pemboi di barat laut Republik Komi. Wilayah Rusia sendiri membentang di luar Lingkaran Arktik.

Misil hipersonik yang diuji coba tersebut ditembakkan dari pesawat pencegat supersonik MiG-31K, yang oleh NATO disebut Foxhound. "Kinzhal mencapai kecepatan Mach 10 (lebih dari 12.000 km per jam)," kata pejabat lain di industri pertahanan Rusia tanpa disebutkan namanya kepada media tersebut, sebagaimana dikutip Russia Today, Minggu (1/12/2019) malam.

Kinzhal adalah salah satu dari beberapa sistem senjata hipersonik yang sedang disiapkan untuk tugas di Angkatan Darat Rusia. Militer Moskow sebelumnya telah berhasil menguji peluncur Avangard-nya, yang dipasang pada rudal balistik antarbenua (ICBM) berbasis silo.Sesuai rencana, Avangard—kendaraan glide hipersonik—pertama akan memasuki layanan militer sebelum akhir tahun ini. Pengembangan rudal Zircon atau Tsirkon, yang dirancang untuk diluncurkan dari kapal, juga saat ini sedang berjalan.
Senjata hipersonik diklaim mampu mem-bypass pertahanan udara manapun yang ada di dunia karena melakukan perjalanan beberapa kali lebih cepat dari kecepatan suara, dan terus-menerus melakukan manuver ketika melakukan pendekatan terhadap target.

Rusia telah meningkatkan kehadiran militernya di Arktik dalam beberapa tahun terakhir. Aktivitas itu termasuk membangun dan memperbaiki pangkalan serta lapangan udara, dan mengerahkan perangkat keras militer terbaru termasuk sistem pertahanan udara S-400. Militer negara ini juga sering melakukan latihan di Arktik.

Penumpukan militer Moskow dilakukan sebagai tanggapan terhadap upaya para pemain regional lainnya—Kanada, Denmark, Norwegia, dan Amerika Serikat—untuk mengajukan klaim atas Kutub Utara karena sumber daya alamnya yang kaya dan posisi geografis yang strategis.
(mas)
Berita Terkait
Putin: Ungguli AS, Rusia...
Putin: Ungguli AS, Rusia Mampu Tangkal Senjata Hipersonik Musuh
Putin: AL Rusia Bakal...
Putin: AL Rusia Bakal Diperkuat Rudal Nuklir Hipersonik
Putin Ungkap Rusia Bikin...
Putin Ungkap Rusia Bikin Senjata Hipersonik Baru, Singgung Persaingan Nuklir dengan AS
Putin: Seimbang dalam...
Putin: Seimbang dalam Senjata Nuklir, Rusia Ungguli AS soal Persenjataan Baru
Seteru dengan AS Kian...
Seteru dengan AS Kian Panas, Rusia Tembakkan Rudal Hipersonik Zircon
Bikin Keder, Tahun Depan AL...
Bikin Keder, Tahun Depan AL Rusia Dipersenjatai Rudal Hipersonik Zircon
Berita Terkini
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
38 menit yang lalu
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
1 jam yang lalu
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
9 jam yang lalu
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
10 jam yang lalu
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
11 jam yang lalu
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
12 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved