Pakistan Sambut Keinginan AS Lanjutkan Pembicaraan dengan Taliban

Minggu, 01 Desember 2019 - 18:52 WIB
Pakistan Sambut Keinginan...
Pakistan Sambut Keinginan AS Lanjutkan Pembicaraan dengan Taliban
A A A
ISLAMABAD - Menteri Luar Negeri Pakistan, Shah Mahmood Qureshi menyambut baik pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk mengejar penyelesaian politik di Afghanistan dengan melanjutkan dialog dengan Taliban. Keinginan untuk melanjutkan dialog disampaikan Trump saat melakukan kunjungan mendadak ke Afghanistan.

"Trump terus berkeinginan untuk mengejar penyelesaian politik di Afghanistan dengan melanjutkan dialog dengan Taliban adalah perkembangan positif," kata Qureshi dalam sebuah pernyataan.

"Kami berharap pembicaraan antara AS dan Taliban akan segera dilanjutkan dan itu akan membantu dalam membangun perdamaian dan stabilitas di Afghanistan serta di kawasan itu," sambungnya, seperti dilansir Anadolu Agency pada Minggu (1/12/2019).

Menegaskan kembali dukungan negaranya, Qureshi mengatakan, Pakistan akan terus mendukung dan memfasilitasi proses perdamaian dan rekonsiliasi di Afghanistan.

Sebelumnya, saat melakukan kunjungan kejutan untuk merayakan Hari Thanksgiving dengan pasukan Amerika di Afghanistan, Trump mengatakan, AS telah membuka kembali pembicaraan damai dengan Taliban.

"Taliban ingin membuat kesepakatan dan kami akan bertemu dengan mereka. Kami mengatakan itu harus gencatan senjata dan mereka tidak ingin melakukan gencatan senjata dan sekarang mereka ingin melakukan gencatan senjata, saya percaya. Mungkin akan berhasil seperti itu," katanya.

Trump memutuskan untuk meghentikan pembicaraan pada bulan September, setelah kelompok militan mengklaim bertanggung jawab atas serangan di Kabul yang menewaskan 12 orang, termasuk seorang prajurit Amerika.
(esn)
Berita Terkait
Indonesia Kirimkan Bantuan...
Indonesia Kirimkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Pakistan
Ledakan Bom Bunuh Diri...
Ledakan Bom Bunuh Diri Dekat Pos Pemeriksaan Keamanan di Pakistan Barat
Buntut Kecelakaan Pesawat...
Buntut Kecelakaan Pesawat PIA, Pakistan Larang Terbang 262 Pilot
Gagal di Medan Perang,...
Gagal di Medan Perang, Pakistan Tuding India Dalangi Serangan Teror yang Tewaskan 5 Orang
Airbus Mulai Selidiki...
Airbus Mulai Selidiki Kecelakaan Pesawat di Pakistan
Korban Selamat Pesawat...
Korban Selamat Pesawat PIA: Yang Saya Lihat Hanya Api
Berita Terkini
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
50 menit yang lalu
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
1 jam yang lalu
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
3 jam yang lalu
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
3 jam yang lalu
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
4 jam yang lalu
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved