Trump Dukung Demonstran Hong Kong, China Marah

Kamis, 28 November 2019 - 07:51 WIB
Trump Dukung Demonstran...
Trump Dukung Demonstran Hong Kong, China Marah
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald John Trump menandatangani rancangan undang-undang (RUU) Kongres dan Senat yang mendukung para demonstran anti-pemerintah di Hong Kong. Tindakan Trump membuat pemerintah China marah, di mana Beijing bersumpah akan mengambil tindakan pembalasan terhadap Washington.

Keputusan Trump itu mengejutkan karena dia saat ini sedang mencari kesepakatan dengan Beijing untuk mengakhiri perang dagang yang mengguncang dunia.

RUU baru—yang disetujui dengan suara bulat oleh Senat AS dan oleh semua kecuali satu anggota Kongres minggu lalu—mengharuskan Departemen Luar Negeri untuk menyatakan, setidaknya setiap tahun, bahwa Hong Kong mempertahankan otonomi yang cukup untuk membenarkan persyaratan perdagangan AS.

Washington juga mengancam menjatuhkan sanksi atas pelanggaran hak asasi manusia.

Kongres meloloskan RUU kedua—yang juga ditandatangani oleh Trump—yang melarang ekspor amunisi pengendali massa seperti gas air mata, semprotan merica, peluru karet dan pistol setrum kepada polisi Hong Kong.

"Saya menandatangani RUU ini untuk menghormati Presiden Xi (Jinping), China, dan orang-orang Hong Kong. Itu diberlakukan dengan harapan bahwa Pemimpin dan Perwakilan China dan Hong Kong akan dapat menyelesaikan perbedaan mereka secara damai untuk perdamaian jangka panjang dan kemakmuran untuk semua," kata Trump dalam sebuah pernyataan, yang dikutip Reuters, Kamis (28/11/2019).

Inti permasalahan di Hong Kong adalah janji Beijing untuk mengizinkan wilayah itu berstatus "otonomi tingkat tinggi" selama 50 tahun ketika China memperoleh kembali kedaulatan Hong Kong pada tahun 1997 dari Inggris. Janji itu telah membentuk dasar status khusus wilayah tersebut berdasarkan hukum AS. Para pengunjuk rasa mengatakan kebebasan mereka terus terkikis.

Trump tidak jelas tentang apakah ia akan menandatangani atau memveto undang-undang itu nantinya. Dia saat ini mencoba mencapai kesepakatan dengan China untuk mengakhiri perang dagang. Selain itu, Trump juga sedang fokus pada pemilihan presiden AS tahun 2020.

China telah mengecam undang-undang itu sebagai campur tangan kotor dalam urusan dalam negerinya dan merupakan pelanggaran hukum internasional.

Setelah Senat mengesahkan undang-undang tersebut, Beijing bersumpah akan melakukan tindakan balasan untuk menjaga kedaulatan dan keamanannya. Kementerian Luar Negeri China mengatakan Amerika Serikat harus segera berhenti mencampuri urusan Hong Kong dan wilayah China lainnya. "Atau konsekuensi negatifnya akan menjadi bumerang bagi dirinya sendiri," kata kementerian tersebut.

Senator Republik Marco Rubio memuji keputusan Trump karena menandatangani RUU tersebut. "AS sekarang memiliki alat baru dan bermakna untuk mencegah pengaruh dan campur tangan lebih lanjut dari Beijing ke dalam urusan internal Hong Kong," kata Rubio dalam sebuah pernyataan.

Pekan lalu, Trump menyombongkan diri bahwa dia sendiri telah mencegah Beijing menghancurkan demonstrasi dengan sejuta tentara, sambil menambahkan bahwa dia telah mengatakan kepada Presiden China Xi Jinping bahwa hal itu akan memiliki "dampak negatif yang luar biasa" pada pembicaraan perdagangan.

Trump menimbulkan pertanyaan tentang komitmennya untuk melindungi kebebasan di Hong Kong ketika dia menyebut protes massa jalanan di wilayah itu sebagai "kerusuhan" yang menjadi masalah yang harus dihadapi China.
(mas)
Berita Terkait
Donald Trump Perintahkan...
Donald Trump Perintahkan Status Khusus Hong Kong Dihapus
Abaikan Protes, China...
Abaikan Protes, China Ngotot Akan Berlakukan UU Keamanan di Hong Kong
China Siap Berlakukan...
China Siap Berlakukan UU Baru untuk Mengekang Oposisi Hong Kong
Tak Terima Trump Cabut...
Tak Terima Trump Cabut Status Istimewa Hong Kong, China Balas Sanksi
Trump Tandatangani UU...
Trump Tandatangani UU Sanksi China Atas Intervensi di Hong Kong
Xi Jinping Doakan Trump...
Xi Jinping Doakan Trump Segera Pulih dari Covid-19
Berita Terkini
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
1 jam yang lalu
Iran Hentikan Serangan...
Iran Hentikan Serangan Balasan yang Menyakitkan ke Israel
2 jam yang lalu
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
5 jam yang lalu
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
9 jam yang lalu
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
10 jam yang lalu
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
11 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved