Bebek Menang di Pengadilan Prancis, Tetap Boleh Berkwek-kwek

Jum'at, 22 November 2019 - 22:03 WIB
Bebek Menang di Pengadilan...
Bebek Menang di Pengadilan Prancis, Tetap Boleh Berkwek-kwek
A A A
DAX - Pengadilan Prancis memutuskan bebek-bebek di ladang kecil tetap boleh berkwek-kwek. Pengadilan itu menolak gugatan tetangga pemilik bebek bahwa unggas itu membuat hidup mereka menderita.

Sesuai vonis pengadilan di kota Dax, bunyi kwek-kwek dari 60 ekor bebek dan angsa itu masih dalam batas yang dapat diterima. Puluhan unggas itu dipelihara oleh seorang petani Dominique Douthe di kaki bukit Pyrenees, barat daya Prancis.

"Bebek-bebek telah menang. Saya sangat bahagia karena sya tidak ingin menyembelih bebek-bebek saya," tutur Douthe pada Reuters setelah pengadilan membacakan keputusannya.

Keluhan tetangga Douthe itu muncul sejak setahun lalu. Tetangga itu merasa terganggu dengan suara kawanan bebek yang berjarak 50 meter dari rumah mereka. Tetangga itu pindah dari kota ke desa tersebut sehingga tidak terbiasa mendengar suara bebek setiap saat. Masalah ini pun akhirnya dibawa ke pengadilan.

Kasus semacam ini juga pernah terjadi di wilayah lain. Pengadilan lain di Soustons pada September memutuskan bahwa pemilik bebek bernama Maurice diizinkan tetap memelihara bebeknya.

Pengacara tetangga pemilik bebek menyatakan suara berisik dari bebek-bebek itu sudah melebihi batas yang dapat ditoleransi. Tetangga itu menuntut pemilik bebek mengurangi suara bebeknya dan membayar ganti rugi hingga 3.500 euro.
(sfn)
Berita Terkait
Lyon Jadi Pelabuhan...
Lyon Jadi Pelabuhan Baru Jerome Boateng
8 Bukti Prancis Kehilangan...
8 Bukti Prancis Kehilangan Pengaruh Neokolonialisme di Afrika
Prancis Imbau Warganya...
Prancis Imbau Warganya Segera Tinggalkan Pakistan
Pelaku Penyanderaan...
Pelaku Penyanderaan di Bank Prancis Masuk dalam Daftar Pemantauan
Gerakan Boikot Produk...
Gerakan Boikot Produk Prancis Raih Momentum di Bangladesh
5 Alasan PM Prancis...
5 Alasan PM Prancis Sebastien Lecornu Mundur, dari Defisit Anggaran hingga Rasio Utang Capai 113 Persen
Berita Terkini
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
1 jam yang lalu
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
1 jam yang lalu
Wanita Keturunan China...
Wanita Keturunan China yang Magang di Markas Militer NATO Ditangkap atas Tuduhan Mata-mata
2 jam yang lalu
Zelensky: Rusia Minta...
Zelensky: Rusia Minta Tambahan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang Melawan Ukraina
3 jam yang lalu
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
3 jam yang lalu
Sebuah Mobil Tabraki...
Sebuah Mobil Tabraki Kerumunan Pawai LGBTQ, 1 Tewas, 17 Luka
4 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved