Joe Biden Serukan AS Akhiri Dukungannya pada Arab Saudi

Jum'at, 22 November 2019 - 06:36 WIB
Joe Biden Serukan AS...
Joe Biden Serukan AS Akhiri Dukungannya pada Arab Saudi
A A A
WASHINGTON - Bakal calon presiden Amerika Serikat (AS) menyerukan Washington mengakhiri dukungannya pada Arab Saudi. Seruan itu dia lontarkan selama debat bakal calon presiden Partai Demokrat.

Sikap Biden ini kontra dengan kebijakan pemerintahan mantan Presiden Barack Obama, di mana ia menjabat sebagai wakil presiden. Debat para bakal calon presiden Partai Demokrat tersebut berlangsung Rabu malam waktu Washington.

Ditanya bagaimana Amerika Serikat harus menanggapi kasus pembunuhan mantan jurnalis Washington Post, Jamal Khashoggi, dan perang Arab Saudi yang sedang berlangsung di Yaman, Biden mengatakan dia akan mengakhiri pasokan senjata dan mengubah rezim Putra Mahkota Mohammed bin Salman menjadi "paria" global.

"Saya akan menjelaskan bahwa kami sebenarnya tidak akan menjual senjata perang kepada mereka," kata Biden dalam menanggapi pertanyaan dari moderator Andrea Mitchell. "Kami sebenarnya akan membuat mereka membayar harga dan membuat mereka menjadi paria sejati," ujarnya, seperti dikutip dari HuffPost, Jumat (22/11/2019).

Sikap Biden ini sebenarnya pernah dia lontarkan Mei lalu, di mana dia mendesak pemerintah Amerika mengakhiri dukungannya pada Arab Saudi dalam perang di Yaman yang telah berkontribusi pada krisis kemanusiaan besar-besaran di negara itu. Perang telah menyebabkan ribuan kematian warga sipil serta wabah penyakit yang meluas dan epidemi kelaparan di seluruh Yaman.

Obama pernah didesak untuk mengakhiri dukungan AS pada untuk Arab Saudi, tetapi dia tidak pernah melakukannya. Beberapa mantan pejabat tinggi Obama juga menyerukan hal serupa tahun lalu.

Presiden Donald Trump terus mendukung perang Saudi di Yaman, dan dia menolak untuk mengutuk Riyadh atas pembunuhan Khashoggi.

"Ada sedikit nilai penebusan sosial dalam pemerintahan saat ini di Arab Saudi," kata Biden. "Dan saya juga akan...mengakhiri subsidi yang kita miliki, mengakhiri penjualan material untuk orang-orang Saudi yang masuk dan membunuh anak-anak serta orang yang tidak bersalah. Mereka harus bertanggung jawab."

Keempat senator di atas panggung bersama Biden—Elizabeth Warren, Cory Booker, Amy Klobuchar dan Bernie Sanders—semuanya kompak menyerukan penghentian bantuan AS kepada Saudi. Sanders, seorang kritikus perang Yaman, yang mensponsori rancangan undang-undang yang dimaksudkan untuk membatasi bantuan AS kepada Saudi.
(mas)
Berita Terkait
Raja Saudi, Putra Mahkota...
Raja Saudi, Putra Mahkota dan Trump Divonis Mati Pengadilan Yaman
Putra Mahkota MBS dan...
Putra Mahkota MBS dan Trump: Kemitraan Pertahanan AS-Saudi Kuat!
Bertemu, MBS-Menantu...
Bertemu, MBS-Menantu Trump Bahas Proses Perdamaian Timur Tengah
Donald Trump Kampanye...
Donald Trump Kampanye Pilpres Tanpa Kenakan Masker
Jelang Lengser, Trump...
Jelang Lengser, Trump dan Raja Salman Bahas Krisis Qatar vs 4 Negara Arab
Terungkap, Keluarga...
Terungkap, Keluarga Kerajaan Saudi Beri Menantu Trump Hadiah Senilai Rp681 Juta
Berita Terkini
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
5 menit yang lalu
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
1 jam yang lalu
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
2 jam yang lalu
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
5 jam yang lalu
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
8 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
9 jam yang lalu
Infografis
AS Jual Rudal AMRAAM...
AS Jual Rudal AMRAAM ke Arab Saudi Senilai Rp57,6 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved