Israel dan AS Simulasikan Jet F-35 Tembus Sistem Rudal S-400 Rusia

Senin, 18 November 2019 - 10:45 WIB
Israel dan AS Simulasikan...
Israel dan AS Simulasikan Jet F-35 Tembus Sistem Rudal S-400 Rusia
A A A
TEL AVIV - Israel, Amerika Serikat (AS) dan beberapa negara Eropa sekutu NATO telah menyelesaikan latihan perang besar-besaran. Latihan selama dua minggu itu termasuk menyimulasikan serangan yang menembus sistem pertahanan S-400 Rusia dengan pesawat jet tempur siluman F-35.

Menurut laporan Russia Today, sistem pertahanan rudal yang digunakan dalam simulasi itu adalah sistem Patriot buatan AS yang dimodifikasi mirip S-400. Selain F-35, jet-jet tempur lain termasuk F-16 juga dilibatkan dalam latihan perang.

Angkatan Udara Israel (IAF) menjadi tuan rumah jet-jet tempur Amerika, Jerman, Italia dan Yunani di Pangkalan Udara Uvda-nya di Gurun Negev. Latihan perang dengan nama kode "Blue Flag 2019" dimulai sejak 3 November dan resmi berakhir 14 November. Latihan ini berlangsung di saat Israel wilayah selatan diserang lebih dari 450 roket asal Gaza.

Sebanyak 800 prajurit dan sekitar 100 pesawat tempur ambil bagian dalam latihan itu, termasuk jet tempur siluman F-35. Bagi pesawat tempur termahal itu, latihan ini merupakan yang pertama kali.

"Ini adalah latihan Angkatan Udara internasional paling maju dalam sejarah Israel," kata Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dalam sebuah pernyataan, kemarin.

Pesawat Israel, F-35I Adir, menerbangkan beberapa misi sebagai skuadron agresor yang disimulasikan memberikan tantangan signifikan. Media setempat menggambarkannya sebagai latihan tercanggih IDF.

Menurut siaran pers IAF dan situs Breaking Defense yang dilansir Minggu (17/11/2019), dalam latihan perang tersebut pilot Israel dan NATO mengasah keterampilan mereka dalam menembus wilayah udara musuh dan melawan sistem anti-pesawat S-300 dan S-400 buatan Rusia.

Moskow sebelumnya telah menyebarkan sistem semacam itu ke Suriah untuk mempertahankan pangkalan udara Khmeimim di Latakia, dan memasoknya kepada Turki yang merupakan anggota NATO, serta menawarkannya kepada Arab Saudi.

Washington telah menerapkan tekanan politik dan ekonomi yang ekstrem pada mitranya untuk memaksa mereka meninggalkan kesepakatan dengan Moskow demi senjata Amerika.

Efektivitas sistem pertahanan Patriot AS telah dipertanyakan baru-baru ini setelah senjata pertahanan itu gagal melindungi fasilitas minyak Arab Saudi dari serangan rual jelajah dan drone bersenjata. Washington menuduh serangan itu dilakukan Iran, namun Teheran membantahnya.
(mas)
Berita Terkait
Mantan Pilot F-16 AS:...
Mantan Pilot F-16 AS: Su-35 Rusia Itu Jet Tempur Sampah
AS: Ukraina Bakal Terima...
AS: Ukraina Bakal Terima Jet Tempur F-16
Menegangkan, Jet Tempur...
Menegangkan, Jet Tempur Su-35 Rusia Bermanuver Bahaya di Depan F-16 NORAD
Rusia Bersiap Pamerkan...
Rusia Bersiap Pamerkan 'Jet Tempur Siluman F-35' Versinya Sendiri
Jet Tempur Su-35 Rusia...
Jet Tempur Su-35 Rusia Tantang F-16 Amerika Duel di Wilayah Udara Suriah
Spesifikasi Jet Tempur...
Spesifikasi Jet Tempur F-35 Israel yang dikandangkan
Berita Terkini
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
15 menit yang lalu
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
45 menit yang lalu
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
1 jam yang lalu
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
1 jam yang lalu
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
3 jam yang lalu
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
3 jam yang lalu
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved