Korban Tewas Serangan Israel ke Gaza Meningkat Jadi 22 Orang

Rabu, 13 November 2019 - 19:39 WIB
Korban Tewas Serangan...
Korban Tewas Serangan Israel ke Gaza Meningkat Jadi 22 Orang
A A A
YERUSALEM - Setidaknya 22 warga Palestina terbunuh dalam serangan udara Israel di Gaza, termasuk seorang ayah dan dua putranya, ketika militer Israel melanjutkan kampanye udara untuk hari kedua pada Rabu (13/11/2019).

Gejolak terbaru dipicu oleh pembunuhan Israel atas anggota utama Jihad Islam pada Selasa pagi, dan tidak ada tanda-tanda untuk reda. (Baca: Israel Tewaskan Komandan Lapangan Jihad Islam di Gaza )

Kementerian daerah kantong itu mengatakan 69 orang juga terluka dalam aksi pemboman itu.

Beberapa jenazah korban tewas di Kota Gaza dibawa ke rumah sakit Shifa dengan taksi dan ambulans pada Rabu pagi, ketika para kerabat mereka menangis dan menjerit, kantor berita Reuters melaporkan.

Petugas medis dan saksi mengatakan mereka adalah warga sipil yang tinggal di lingkungan padat penduduk.

Seorang ayah dan kedua putranya terbunuh oleh serangan udara saat mengendarai sepeda motor, seorang saksi mata mengatakan kepada Middle East Eye. Saksi mata itu menambahkan bahwa mereka baru saja tiba di rumah ketika serangan terjadi.

Saksi mata itu mengatakan sang ayah adalah seorang petani tanpa afiliasi politik dan akan kembali dari ladangnya.

"Mereka memulai ini, kami tidak menginginkan perang," kata seorang kerabat yang berduka.

Sementara itu Jihad Islam membenarkan bahwa dua pejuangnya tewas dalam serangan terpisah di selatan Kota Gaza pada pagi hari. Kelompok itu mengidentifikasi salah satu dari mereka sebagai Khaled Farraj.

Israel melancarkan serangan mematikan terhadap komandan Jihad Islam pada hari Selasa pagi, memicu gelombang serangan roket dari Gaza dan serangan udara. (Baca: Komandan Jihad Islam Tewas, Israel Dihujani Roket dari Gaza )

Militer Israel mengatakan telah melakukan serangkaian serangan terhadap target Jihad Islam pada hari Rabu sebagai tanggapan terhadap tembakan roket baru dari Gaza. Dikatakan salah satu target adalah regu peluncur roket.

Sirene serangan udara terdengar di kota Ashkelon dan Netivot Israel di dekat perbatasan Gaza.

Militer Israel mengatakan sedikitnya 220 roket telah ditembakkan dari Gaza pasca serangan kematian komandan Jihad Islam Baha Abu al-Atta pada Selasa pagi. Tidak ada korban jiwa dalam serangan roket itu.

Militer Israel menambahkan pertahanan udara Negara Zionis itu berhasil mencegat 90 persen roket yang ditembakkan.

"Apa yang terjadi adalah pembalasan atas pembunuhan Abu al-Atta dan dikoordinasikan oleh semua faksi Palestina," kata juru bicara Brigade Al-Quds, sayap bersenjata Jihad Islam.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan Jihad Islam harus menghentikan serangan roket atau hancur.

"Mereka memiliki satu pilihan: untuk menghentikan serangan-serangan ini atau menerima lebih banyak dan hancur. Pilihan mereka," kata Netanyahu pada awal pertemuan kabinet, menambahkan bahwa Israel tidak mencari eskalasi lebih lanjut.

Satu sumber diplomatik mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa utusan Timur Tengah PBB sedang dalam perjalanan ke Kairo untuk memulai mediasi untuk mengakhiri kekerasan.
(ian)
Berita Terkait
Serangan Israel Hantam...
Serangan Israel Hantam Masjid di Kota Rafah, Gaza Selatan, 5 Tewas
6 Juta Warga Palestina...
6 Juta Warga Palestina Mengungsi di Lebanon, Suriah, Yordania, dan Tepi Barat
Israel Bebaskan 33 Tahanan...
Israel Bebaskan 33 Tahanan Palestina
Serangan Israel ke Jalur...
Serangan Israel ke Jalur Gaza Tewaskan 24 Warga Sipil
Serangan Israel Tewaskan...
Serangan Israel Tewaskan 221 Warga Palestina
Respon PBNU Usai 5 Nahdliyin...
Respon PBNU Usai 5 Nahdliyin Temui Presiden Israel, Singgung Pemecatan
Berita Terkini
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
1 jam yang lalu
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
1 jam yang lalu
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
3 jam yang lalu
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
4 jam yang lalu
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
5 jam yang lalu
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
6 jam yang lalu
Infografis
Negara-negara Arab Kutuk...
Negara-negara Arab Kutuk Langkah Israel Blokir Bantuan ke Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved