alexametrics

Komandan Jihad Islam Tewas, Israel Dihujani Roket dari Gaza

loading...
Komandan Jihad Islam Tewas, Israel Dihujani Roket dari Gaza
Israel dihujani roket dari Gaza setelah tewasnya komandan senior Jihad Islam. Foto/Ilustrasi/Istimewa
A+ A-
TEL AVIV - Sistem anti rudal Iron Dome Israel dilaporkan berhasil mencegat sejumlah proyektil di sebelah selatan negara itu pada Selasa (12/11/2019) pagi. Serangan itu terjadi setelah Israel mengumumkan komandan senior gerakan Jihad Islam yang beroperasi di Jalur Gaza, Baha Abu al-Ata, tewas dalam sebuah serangan militer di rumahnya.

Menurut laporan yang dikutip dari Sputnik, sirene berbunyi di kota Rishon LeTsiyon, Holon dan Sderot dan di daerah sekitar Jalur Gaza.

The Times of Israel melaporkan sementara IDF belum mengkonfirmasi atau menyangkal berhasil mencegat serangan roket, militer Israel mendesak warga Israel di sebelah selatan untuk berada di dekat tempat perlindungan bom karena wilayah itu dalam status siaga tinggi setelah operasi.



Baru-baru ini, Menteri Energi Israel Yuval Steinitz mengatakan bahwa Israel "akan dipaksa" untuk melancarkan operasi militer di Gaza kecuali situasi di perbatasan dinormalisasi setelah baku tembak baru-baru ini dengan gerakan Hamas, yang mengendalikan Jalur Gaza.

Sebelumnya juru bicara IDF mengatakan bahwa pasukan Israel menargetkan al-Ata karena ia adalah "bom yang berdetak" dan diduga merencanakan serangan terhadap Israel.

Radio Israel mengatakan, mengutip pejabat senior militer, IDF berhasil menargetkan ruangan khusus tempat al-Ata tidur, dan mengklaim mereka dapat menghindari penghancuran seluruh bangunan.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa keputusan untuk menargetkan al-Ata diambil pada hari Minggu oleh kabinet.

"Komandan senior Jihad Islam Baha Abu al-Ata menjadi sasaran semalam di Gaza. Dia bertanggung jawab atas banyak serangan teroris dan penembakan roket ke Israel dalam beberapa bulan terakhir dan berniat untuk melakukan serangan segera," bunyi tweet Kantor Perdana Menteri Israel.

"Tindakan IDF direkomendasikan oleh Kepala Staf IDF dan Direktur ISA dan telah disetujui oleh Perdana Menteri dan Menteri Pertahanan setelah diserahkan kepada - dan disetujui oleh - Kabinet Keamanan," sambung pernyataan itu.

Gerakan Jihad Islam sendiri telah mengeluarkan pernyataan berkabung untuk komandan al-Ata, yang memimpin dewan militer Brigade Al-Quds, sayap militer Jihad Islam, dan bersumpah untuk membalas kematiannya.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan bahwa seorang lelaki Palestina dan seorang wanita terbunuh, serta dua orang lagi cedera dalam serangan udara di sebuah rumah di bagian timur al-Shejaya di Jalur Gaza timur.

Dalam perkembangan paralel, Reuters melaporkan mengutip pernyataan yang dikeluarkan oleh kelompok militan bahwa seorang komandan Jihad Islam terkemuka, yang diidentifikasi sebagai Akram al-Ajouri, diduga telah menjadi sasaran di Ibu Kota Suriah, Damaskus, hari Selasa. Pernyataan itu tidak segera menyalahkan siapa pun atas insiden itu. IDF menolak memberikan komentar.
(ian)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak