Lavrov: Rusia Tidak Memainkan Peran sebagai Polisi Timur Tengah

Rabu, 13 November 2019 - 14:40 WIB
Lavrov: Rusia Tidak...
Lavrov: Rusia Tidak Memainkan Peran sebagai Polisi Timur Tengah
A A A
MOSKOW - Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov menuturkan, Moskow tidak memainkan peran sebagai polisi di kawasan Timur Tengah. Hal itu disampaikan Lavrov saat berbicara di Paris Peace Forum.

Diminta tanggapan oleh moderator mengenai klaim bahwa Rusia telah menjadi polisi Timur Tengah, Lavrov menuturkan, itu adalah penemuan eksklusif Barat, yang tidak ada hubungannya dengan kenyataan.

"Ini (polisi Timur Tengah) adalah penemuan Barat. Logika ini tidak berlaku untuk apa yang kita saksikan di Suriah," kata Lavrov dalam pertemuan tersebut, seperti dilansir Tass pada Rabu (13/11/2019).

Lavrov mengingatkan, bahwa krisis Suriah telah dimulai dengan kejahatan yang dilakukan oleh negara-negara Barat di Timur Tengah.

"Kita dapat mengingat saat George Bush Jr menyatakan kemenangan demokrasi di Irak. Lihatlah Irak, pada apa yang terjadi di sana sekarang. Setelah invasi di Irak pada tahun 2003, ISIS didirikan dan Abu Bakar al-Baghdadi dibebaskan dari penjara Amerika dan menjadi nomor satu dalam kekhalifahan ini. Agresi terhadap Libya memicu beberapa gelombang terorisme di Afrika dan migrasi ilegal ke Eropa," ucapnya.

"Ketika pemerintah Suriah akan digulingkan oleh ISIS, ketika para teroris berada di pinggiran Damaskus, dan ketika Presiden Suriah meminta bantuan kami, ya, kami membantu," sambungnya.

Lavrov mengatakan, dia percaya Rusia telah melakukan hal yang benar. Sebab, selain dari Idlib dan beberapa daerah di tepi timur Sungai Eufrat, para teroris tidak mengendalikan negara itu dan pemerintah yang sah kembali mendapatkan kontrol.

Ditanya apakah semuanya harus disalahkan pada Barat, Lavrov menjawab dengan sedikit ironi, bahwa Barat sepenuhnya bertanggung jawab hanya atas kesalahannya sendiri.

(esn)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
Anak 6 Tahun Meninggal...
Anak 6 Tahun Meninggal dalam Uji Coba Rekayasa Gen di China: Bayar Rp14 Miliar, Diinvus Triliunan Virus
29 menit yang lalu
Jenderal Iran: Negara-negara...
Jenderal Iran: Negara-negara di Seluruh Dunia yang Bantu AS Akan Jadi Target Sah
1 jam yang lalu
Negara NATO Tembak Jatuh...
Negara NATO Tembak Jatuh Drone dengan Jet Tempur F-16, Protes Keras Rusia
2 jam yang lalu
Pengemudi Mobil yang...
Pengemudi Mobil yang Tabraki Pawai LGBTQ Berlin Ditembak Mati, Namanya Abdul Ballout
2 jam yang lalu
AS Pertimbangkan Operasi...
AS Pertimbangkan Operasi Paling Canggih untuk Curi Stok Uranium Iran, Libatkan Ribuan Tentara
3 jam yang lalu
3 Alasan Kuwait dan...
3 Alasan Kuwait dan Bahrain Melancarkan Serangan Udara ke Iran, Lelah dan Capek Jadi Target
5 jam yang lalu
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved